Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Disabilitas Internasional

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Bupati Luwu Utara Ingatkan Jadi Orang Harus Bermanfaat

Pemkab Luwu Utara turut memperingati hari disabilitas internasional (HDI) tahun 2022 di pelataran kantor Bupati Luwu Utara, Jumat (9/12/2022). 

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sukmawati Ibrahim
IVAN ISMAR / TRIBUN TIMUR
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani memperingati hari disabilitas internasional (HDI) tahun 2022, Jumat (9/12/2022) di pelataran kantor Bupati Luwu Utara.   

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara turut memperingati hari disabilitas internasional (HDI) tahun 2022 di pelataran kantor Bupati Luwu Utara, Jumat (9/12/2022). 

Sejumlah bantuan juga diserahkan seperti bantuan BLT BBM subsidi APBD kepada 2.135  penyandang disabilitas dan usia lanjut.

Penyerahan bantuan aksesbilitas/alat bantu tubuh sebanyak 43 unit, bantuan motor viar karya tiga roda sebanyak 2 unit.

Bantuan rutilahu kepada satu lansia tunggal prasejahtera, dan bantuan rutilahu kepada satu penyandang disabilitas mental.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, jangan pernah meninggalkan siapapun di dalam pembangunan.

"Ini penting sekaligus menunjukkan bahwa paradigma pembangunan kita ini adalah pemerintahan dan pembangunan yang inklusi yang terbuka kepada semua orang," kata Indah.

Ia mengatakan, dua tahu berturut-turut pemkab memperingatan hari disabilitas internasional.

"Itu semakin menyadarkan setiap orang spesial, kita manusia harus semakin berhati-hati apapun yang kita lakuka, karena kita harus betul-betul bermakna didalam kehidupan," imbuh Indah.

Melalui momentum peringatan hari disabilitas internasional ini, semakin inklusi dan diharapkan dapat mendorong partisipasi dari seluruh anak negeri.

"Khususnya yang ada di Luwu Utara untuk mengambil peran di dalam pembangunan yang semakin inklusi dan berkelanjutan," katanya.

Indah juga mengapresiasi Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Luwu Utara.

Organisasi PPDI sangat aktif berpartisipasi, telah memberikan begitu banyak masukan kepada pemerintah tentang regulasi.

"Tidak cukup hanya menjadi orang baik, tetapi yang paling penting adalah bagaimana menjadi orang yang bermakna,"

"Dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang lain," pesan bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Luwu Utara, Makmur mengatakan temanya momentum ini partisipasi bermakna menuju pembangunan inklusi yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini terlaksana atas inisiatif anggota PPDI Luwu Utara kemudian direspon baik Dinas Sosial Luwu Utara," katanya.

Terimakasih Bupati Luwu Utara tidak hentinya memperhatikan kami, telah mengsahkan perda perlindungan dan pelayanan disabilitas," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved