Radupaksa Anak Dibawah Umur, ASN di Jeneponto Ditangkap Polisi

Kanit Tipikor Polres Jeneponto Ipda Uji Mughni mengungkapkan, bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Jeneponto.

IST
ilustrasi pelecehan seksual. 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Oknum Aparatur Sipil Negeri (ASN) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan anak dibawah umur.


Kasus pencabulan ini dilakukan oleh tersangka berinisial AJ sementara korbannya berinisial L.


Pelaku dijebloskan ke penjara usai dilaporkan korbannya ke Polda Sulsel pada tanggal 27 April 2022.


Kanit Tipikor Polres Jeneponto Ipda Uji Mughni mengungkapkan, bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Jeneponto.


"Penahanan dilakukan disebabkan pelaku mempersulit proses penyelidikan sehingga kami melakukan penangkapan dan penahanan," ujarnya, Selasa (8/12/2022).


Penangkapan dilakukan polisi atas perbuatan yang dilkukan AJ sekitar tahun 2018 lalu. 


"Kasus persetubuhan yang terjadi di jalan lingkar Jeneponto sementara kejadiannya sendiri sekitar bulan Agustus 2018," jelasnya


Sebelum peristiwa itu terjadi, pelaku mengiming-imingi korban dengan sesuatu namun korban menolak.


Tak terima ucapan korban, pelaku yang dipenuhi hasrat bejatnya langsung beraksi dengan memaksa korban berhubungan intim.


"Korban dipaksa bersetubuh diatas mobil pelaku," terang Ipda Uji.


Singkat cerita, korban pun hamil dan dinikahi secara siri oleh pelaku. 


Namun setelah itu, pelaku malah lari dari tanggung jawabnya sehingga korban pun melapor ke Polda Sulsel.


"Korban melapor didampingi oleh pihak LPSK dengan membawa alat bukti berupa hasil pemeriksaan DNA," ucapnya.
 
Ia iuga menambahkan, bahwa tersangka merupakan seorang ASN di Kabupaten Jeneponto sementara korban statusnya saat ini adalah Mahasiswi. 


Namun saat peristiwa bejat itu terjadi, korban masih berusia dibawah umur.


"Kami belum mengetahui pelaku sebagai ASN apa di Kecamatan Turatea, karena yang kami tahu dia adalah seorang ASN guru atau seorang pengawas sekolah namun kami belum memastikan hal itu," tandasnya.


Laporan Kontributor Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved