Bom di Bandung

Mapolres Palopo Dijaga Polisi Bersenjata Pasca Bom Bandung

Polisi melakukan penjagaan Markas Polres Kota Palopo tidak seperti biasa, Rabu (7/12/2022). 

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh Hasim Arfah
tribun timur/chalik mawardi
Pihak polisi melakukan penjagaan Markas Polres Kota Palopo tidak seperti biasa, Rabu (7/12/2022).  

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pihak polisi melakukan penjagaan Markas Polres Kota Palopo tidak seperti biasa, Rabu (7/12/2022). 

Penjagaan di Polres Palopo kali ini lebih diperketat.

Personil Samapta yang berjaga dilengkapi dengan senjata lengkap, helm anti baja, dan rompi anti peluru. 

Mereka berjaga di pintu masuk serta melakukan pengecekan badan dan barang pada orang yang hendak masuk ke Mapolres Palopo.

Penjagaan ketat tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan respon atas adanya peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Bom bunuh diri yang menyebabkan pelaku dan seorang polisi meninggal.

Kasi Propam Polres Palopo, AKP Idris mengatakan, penjagaan diperketat atas perintah kapolres.

Baca juga: Berdiri Sejak 1986, STISIP Veteran Palopo Bakal Buka Prodi Magister Administrasi Publik di 2022

"Ini perintah kapolres merespon kejadian di Bandung," katanya.

Selain itu, memberikan pelayanan pada masyarakat, personel juga harus tetap menjaga kewaspadaan.

"Terhadap orang-orang yang berniat berbuat kriminal dan masuk ke Mapolres Palopo, sehingga perlu adanya pemeriksaan tubuh maupun barang bawaan," ujarnya.

Ia berpesan kepada personelagar meningkatkan  sistem pengamanan.

Minimal bersama personil lainnya yang bertugas sehingga bisa saling mengawasi dan melindungi.

"Personel jaga harus melakukan patroli minimal dua personel di dalam maupun di luar kesatriaan Mapolres," ujarnya.

Baca juga: Polisi Perketat Warga Warga Masuk Polsek Malili Luwu Timur

Masyarakat Palopo diimbau agar tetap tenang dan tidak terbawa isu-isu yang belum tentu kebenarannya. 

"Mari tetap tenang atas insiden bom bunuh diri yang terjadi di Bandung. Serahkan kepada kepolisian dalam penyelidikan dan penyelesaian kasus tersebut," katanya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved