Smart Board
Disdik Makassar Anggarkan 100 Smart Board untuk 50 Sekolah
Total pengadaan papan tulis pintar atau smart board untuk 2023 sebanyak 100 unit.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Pendidikan Kota Makassar mengalokasikan anggaran pengadaan smart board atau papan tulis pintar untuk 50 sekolah di Kota Makassar.
Rinciannya 30 smart board untuk SD dan 20 untuk SMP Negeri di Makassar.
Kepala Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin mengatakan masing-masing sekolah akan diberi dua unit smart board.
Sehingga total pengadaan papan tulis pintar untuk 2023 mendatang sebanyak 100 unit.
"Kita canangkan dua smart class dalam satu sekolah, dua ruangan itu dilengkapi dengan smart board," ucapnya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (7/12/2022).
Satu unit smart board diestimasi Rp 200 juta.
Jika dikalkulasi, total anggaran yang harus disiapkan sebanyak Rp 20 miliar.
Akan tetapi anggaran tersebut perlu dikonsultasikan.
Ia berencana untuk mencari spesifikasi barang yang bagus dengan harga yang terjangkau.
"Tapi kami tetap liat alokasinya, ini kan menggunakan e-katalog kemungkinan besar lebih dari itu (jumlah smart board)," tuturnya.
Di Makassar baru satu sekolah yang memiliki smart board, yakni SD PAM yang berlokasi di Jl Ratulangi.
Keunggulan papan pintar ini diklaim bisa melakukan proses pembelajaran hybrid secara bersamaan, offline, dan online.
Smart board tersebut merupakan layar monitor yang juga bisa berfungsi sebagai papan tulis.
Papan ini bisa terkoneksi dengan internet sehingga memudahkan dalam pembelajaran digital.
"Bisa digunakan untuk banyak hal, multifungsi, bisa dipakai menulis, bisa juga terkait dengan pembelajaran digital karena terkoneksi dengan IT," pungkasnya.
Pengadaan smart board merupakan program strategis Pemkot Makassar di bidang pendidikan yang mengacu pada 18 revolusi pendidikan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/amii-nah-233.jpg)