Sidak KTR

Satgas KTR Sidak Kantor Balai Kota, Banyak Pegawai Pemkot Makassar Ditemukan Merokok dalam Ruangan

Sidak dilakukan untuk mengawasi penerapan peraturan daerah (perda) Kota Makassar Nomor 4 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Tim Satgas KTR melakukan pemeriksaan kadar CO2 kepada pegawai Pemkot Makassar yang ditemukan merokok dalam ruangan, Selasa (6/12/2022). Sebanyak empat tim satgas KTR diturunkan untuk melakukan sidak di kawasan Kantor Balai Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Makassar melakukan sidak di Kantor Balai Kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Selasa (6/12/2022).

Sidak dilakukan untuk mengawasi penerapan peraturan daerah (perda) Kota Makassar Nomor 4 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Sebanyak empat tim satgas KTR diturunkan untuk melakukan sidak di kawasan Kantor Balai Kota Makassar.

Masing-masing tim terdiri dari tim Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Satpol PP, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bagian Hukum, dan Universitas Hasanuddin.

Saat berlangsungnya sidak, banyak pegawai baik ASN maupun Laskar pelangi ditemukan merokok dalam ruangan.

Misalnya di ruangan Dinas Koperasi dan UMKM, lantai 7, dan lantai 10.

Kemudian di Satpol PP ditemukan adanya puntung rokok berserakan di lantai lengkap dengan gelas berisi air sebagai pengganti asbak.

Begitu juga di ruangan Badan Pemberdayaan masyarakat serta ruang-ruang lainnya di sekitar kantor Balai Kota Makassar.

Adapun pegawai yang didapati merokok langsung dites menggunakan alat pendeteksi carbon dioksida (co2).

Setelah itu mereka diberikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Tim Satgas KTR Sri Wahyuni mengatakan fokus sidak ini antara lain tidak ditemukan tempat merokok dalam gedung, tidak tercium asap rokok, tidak ditemukan asbak atau korek api.

Kemudian tidak ditemukan puntung rokok, tidak ditemukan penjual rokok, tidak ditemukan iklan rokok dan ada tanda larangan merokok.

"Yang kita lakukan kita sama-sama memantau, ingin melihat apakah tiap gedung ada tanda dilarang merokok, ada orang merokok, apakah ada ruang khusus merokok, apakah ada puntung rokok dan asbak," ujarnya.

"Ada asbak diatas meja dan tong sampah, dan apakah tercium bau rokok di dalam ruangan," sambungnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved