Kubu Suporter dan Pemprov Saling Lapor Pasca Demo Ricuh di Kantor Gubernur Sulsel

Pemprov Sulsel melaporkan dugaan pengrusakan yang diduga dilakukan oleh massa aksi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur Muslimin Emba
Suasana Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi unjuk rasa suporter PSM Makassar yang berujung ricuh di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin kemarin, berbuntut panjang.

Kubu supporter dan pihak Pemprov Sulsel sama-sama melapor di Polrestabes Makassar.

Pemprov Sulsel melaporkan dugaan pengrusakan yang diduga dilakukan oleh massa aksi.

Sementara kubu suporter melaporkan adanya dugaan penganiayaan yang dialami saat berunjukrasa.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS mengatakan laporan itu dibuat kemarin setelah kericuhan terjadi.

"Kemarin melapor," kata AKP Lando KS saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/12/2022) siang 

"Pihak pendemo (suporter PSM Makassar) juga melaporkan tapi tidak disebutkan siapa pelakunya, dari kantor Gubernur juga melaporkan pengrusakan tapi tidak disebutkan siapa pelakunya," sambungnya.

Atas laporan itu, jajaran Reskrim Polrestabes Makassar pun kata Lando, mengaku telah memintai keterangan kedua pihak pelapor.

Pengambilan keterangan awal itu, lanjut Lando merupakan bagian dari bahan penyelidikan.

Olehnya itu, kata Lando, saat ini polisi belum bisa menyimpulkan apa-apa saja yang rusak di kantor Gubernur saat terjadi kericuhan.

"Sementara ini dilakukan penyelidikan, mengumpulkan bukti, minta keterangan saksi, kalau alat buktinya cukup bukti yah dari hasil penyelidikan itu digelar," ujar Lando.

Termasuk berapa kerugian yang dialami akibat unjuk rasa berakhir ricuh itu.

"Belum (ada berapa kerugiannya) nanti, karena harus turun ke TKP dulu," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, unjuk rasa ratusan supporter di kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, berlangsung ricuh, Senin (5/12/2022) siang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved