Breaking News:

TV Analog

Siap-siap! Siaran TV Analog di Makassar dan 4 Kabupaten Dimatikan Pertengahan Desember

KPID Sulsel segera mematikan siaran TV analog di wilayah Sulsel 1 mencakup Kota Makassar dan empat kabupaten.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
ist
Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P) KPID Sulsel Riswansyah Muchsin. KPID Sulsel segera mematikan siaran TV analog di wilayah Sulsel 1. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Selatan (KPID Sulsel) segera mematikan siaran TV analog di wilayah Sulsel 1.

Wilayah Sulsel 1 mencakup Kota Makassar, Kabupaten Maros, Gowa, Pangkep, dan Takalar.

Koordinator bidang pengelolaan struktur dan sistem penyiaran (PS2P) KPID Sulsel Riswansyah Muchsin mengatakan lima kabupaten/kota tersebut akan beralih ke televisi digital.

Sehingga ia meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan hal tersebut.

Sebab pertengahan Desember, pemerintah bakal mematikan siaran TV analog.

"Kami minta warga Makassar dan sekitarnya untuk bersiap beralih ke siaran digital," kata Riswansyah Muchsin, Senin (5/12/2022).

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah melakukan analog switch off (ASO) atau penghentian siaran televisi terestrial analog di sejumlah wilayah di Jabodetabek.

Seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah telah dilakukan mulai 2 November dan 2 Desember 2022.

"Setelah Jabodetabek, Jabar, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau. Rencananya di Sulsel 1 akan dilakukan pertengahan Desember," katanya.

Riswansyah menjelaskan siaran di Sulsel masih simulcast atau siaran analog masih bisa diakses selain TVRI Sulsel yang sudah mematikan siaran analognya.

Ia menyarankan masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan STB sesuai data DTKS Kemensos, untuk segera membeli STB secara mandiri.

Indonesia memiliki 225 wilayah siaran, 132 diantaranya sudah mendapatkan siaran televisi terestrial digital.

Satu wilayah siaran bisa melayani beberapa kota atau kabupaten.

Dari total wilayah yang sudah bersiaran digital, sebanyak 103 wilayah adalah non-terestrial alias tidak mendapatkan siaran televisi terestrial analog sebelumnya.

"Wilayah itu langsung mendapatkan siaran digital," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Tribun Shopping

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved