PPPK

Besok 1.100 Calon PPPK Maros Ikuti Uji Kompetisi, Cek Lokasinya di Sini

Rencananya tes seleksi kompetensi bagi PPPK tenaga kesehatan akan berlangsung sampai 15 Desember mendatang.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pelaksanaan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Kesehatan di Kabupaten Maros akan dimulai pada Selasa (6/12/2022).

Rencananya tes seleksi kompetensi bagi PPPK tenaga kesehatan akan berlangsung sampai 15 Desember mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB mengatakan, proses seleksi atau uji kompetensi bagi tenaga kesehatan ini dilaksanakan menggunakan seleksi berbasis komputer atau computer assisted test (CAT).

“Seleksi ini akan dilaksanakn dienam titik,” katanya, Senin, (5/12/2022).

Enam lokasi tersebut adalah; kantor regional IV BKN Makassar, Poltekkes Kemenkes Makassar, UPT BKN Kendari, Poltekkes Kemenkes Kendari, BKN pusat dan UPT BKN Sorong.

“Jadi lokasi tesnya sesuai pilihan peserta,” imbuhnya.

Ia mengatakan peserta yang tidak hadir atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun wada waktu dan tempat yang ditetapkan maka dinyatakan gugur.

“Kecuali peserta yang dinyatakan positif covid, dibuktikan dengan tes PCR atau rapid antigen dilarang untuk hadir dilokasi seleksi,” jelasnya.

Diketahu ada 1.100 peserta yang akan mengikuti seleksi.

Ada ada 55 formasi yang akan mereka perebutkan.

Daftar formasi PPPK untuk jabatan fungsional tenaga kesehatan Pemkab Maros:
Administrator Kesehatan – 1 orang
Apoteker – 4 orang
Dokter – 2 orang
Dokter Gigi – 1 orang
Epidemiolog – 2 orang
Nutrisionis – 4 orang
Perawat – 31 orang
Sanitarian – 3 orang
Bidan – 5 orang
Pranata Laboratorium Kesehatan – 1 orang
Terapis Gigi dan Mulut – 1 orang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus mengatakan, formasi yang paling banyak diperlukan adalah tenaga perawat, bidan, dokter, dan farmasi.

“Yang paling banyak membutuhkan itu di area Camba, Cenrana, dan Mallawa,” tutupnya.(*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved