Breaking News:

Permudah Akses Layanan Masyarakat, Pemkab Sleman Kembangkan Program Digitalisasi Layanan Publik

Sejumlah inovasi dibuat oleh Pemkab Sleman guna mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Editor: Content Writer
DOK PEMKAB SLEMAN
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. 

TRIBUN.TIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman terus berusaha untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan melaksanakan program digitalisasi pelayanan publik.

Sejumlah inovasi pun dibuat oleh Pemkab Sleman guna mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Sementara dari sisi infrastruktur, untuk mendukung program digitalisasi layanan publik, Pemerintah Kabupaten Sleman juga menyediakan akses wifi gratis di setiap pedukuhan.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan program digitalisasi layanan publik ini sudah mulai dilaksanakan di sejumlah bidang.

Di antaranya penerapan transaksi non tunai dan pembayaran online. Inovasi layanan digital ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara non tunai sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat dari oknum nakal yang menarik biaya jauh lebih besar dari tarif resmi.

Kemudian juga membuat inovasi layanan uji kendaraan drive thru 30. Inovasi ini dibuat untuk meningkatkan layanan Dinas Perhubungan bagi masyarakat yang ingin melakukan uji kendaraan bermotornya.

Inovasi Layanan Uji Kendaraan Drive Thru 30 berhasil memangkas durasi pelayanan dokumen KIR yang umumnya memakan waktu lama menjadi hanya 30 menit saja.

" Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Sikresno (Sistem Informasi Kendaraan Registrasi Online) yang dapat diunduh melalui Google Playstore. Pembayaran juga dilakukankan secara online melalui berbagai layanan e wallet. Setelah uji kendaraan, pengguna akan mendapatkan sertifikat fisik dan bukti lulus uji elektronik berupa chip. Adanya chip hologram ini akan memudahkan scan pemeriksaan kendaraan melalui ponsel,"kata Kustini.

Digitalisasi layanan publik, kata Kustini, juga dilaksanakan di bidang kesehatan. Pemkab Sleman meluncurkan Aplikasi Totalitas Besti (Tolong Tangani dan Fasilitasi Bumil dan Balita Resiko Tinggi).

Inovasi ini diluncurkan bertepatan dengan Peringatan Hari Kesehatan Nasional. Melalui aplikasi ini, Pemkab Sleman telah menerapkan metode telemedicine yaitu pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Pelayanan yang diberikan meliputi konsultasi kesehatan untuk mengekkan diagnosis, terapi, dan/atau pencegahan penyakit.

Kemudian juga bisa mendeteksi faktor resiko ibu hamil, menurunkan stunting, meningkatkan capaian SPM ibu hamil, bersalin bai baru lahir dan balita.

Melalui program ini, Pemkab Sleman berharap nantinya bisa menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan balita.

" Penerapan inovasi dan digitalisasi layanan ini diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Sleman dapat semakin mudah, cepat, praktis dan terjangkau," pungkasnya.(adv\reskyamaliah).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved