Pingsan saat Antre BLT

Warga Simbang Maros Keluhkan Pola Penyaluran BLT Picu Antrean Panjang

Nurul Hidayah datang sejak pukul 11.00 Wita namun baru menerima BLT sekitar pukul 15.00 Wita.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Antrean panjang penerimaan BLT di Kantor Desa Tanete, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/12/2022). Sejumlah penerima BLT di Kecamatan Simbang mengeluhkan pola penyaluran BLT BBM tahap dua. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sejumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT) di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengeluhkan pola penyaluran BLT BBM tahap dua, Sabtu (3/12/2022).

Banyaknya penerima manfaat membuat antrean mengular sampai ke jalan. 

Mereka rela antre berjam-jam dan berdesakan demi mendapatkan BLT.

Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Nurul Hidayah mengatakan ia datang pukul 11.00 Wita.

Namun, baru menerima bantuan sekitar pukul 15.00 Wita.

“Sekarang itu agak ribet, memang sih syarat vaksin sudah tidak adalagi tapi kan yang terima ini bukan hanya penerima BLT BBM dan sembako, tapi juga digabung dengan penerima PKH, jadi agak lama,” jelasnya.

Menurutnya banyak warga yang pulang lantaran hanya membawa foto copy KK.

“Dan yang menjadi syarat itu KTP dan juga KK asli,” ujarnya.

Warga lainnya, Rita juga mengeluhkan hal yang sama.

“Terlalu lama, kan ini penyalurannya digabung dengan penerima PKH, waktu tahap satu itu anteannya tidak sepanjang ini, karna yang menerima hanya BLT BBM dan sembako,” ucapnya.

Ia mengaku mengantre dari pukul 12.00 Wita.

“Berarti saya sudah mengantre selama tiga jam dan juga belum dapat,” tutupnya.

Tak hanya itu, minimnya tempat duduk yang tersedia juga tak luput dari keluhan masyarakat.

Sementara itu, Camat Simbang Muhammad Aris mengatakan pembagian BLT di Kecamatan Simbang dilakukan di dua titik agar tidak menimbulkan kerumunan yang berlebih.

“Titik pertama itu di Aula kantor camat Simbang ada tiga desa yaitu, desa Jenetaesa, Samangki dan Sambueja. Sedangkan di kantor desa Tanete untuk warga Bontotallasa dan Simbang,” rincinya.

Ia menyebut hari ini ada 2.454 warga Simbang yang menerima BLT.

Jumlah alokasi dananya mencapai Rp 3.201.425.000.

Ia juga mengklaim pihaknya telah memerintahkan petugas PKH dan Kantor Pos agar memberikan pelayanan khusus kepada lansia.

“Saya sudah sampaikan kepada pendamping keluarga harapan agar memberikan pelayanan khusus kepada lansia. Jadi khusus untuk lansia itu dilayani diruangan saya,” jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved