Polda Sulsel: Hari Ini 542 Warga Terjaring karena Terlibat Pencurian hingga Prostitusi

Operasi itu digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel dan polres jajaran.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana saat press release di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (30/11/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 542 orang di Sulawesi Selatan, ditangkap polisi dalam kurung waktu 20 hari terakhir.

Mereka ditangkap dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lipu 2022.

Operasi itu digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel dan polres jajaran.

"Pekat Lipu ini, yaitu operasi penyakit masyarakat yang digelar mulai 8-28 November 2022," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana saat press release di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (30/11/2022) siang.

Ada 388 kasus yang menjadi target dalam operasi bersandi Pekat Lipu itu.

Mulai dari kasus penganiayaan, pencurian, judi, tindak asusila, prostitusi, pemerkosaan, miras dan sejumlah kasus lainnya.

"Termasuk aksi premanisme, judi Joker, pemalakan dan kasus lainnya," ujar Irjen Pol Nana Sudjana.

Jika dibandingkan dengan Operasi Pekat Lipu sebelumnya (2021), lanjut Irjen Pol Nana, mengatakan terjadi peningkatan jumlah pengungkapan kasus.

Pasalnya, pada 2021 jumlah tersangka yang tertangkap dalam operasi yang sama sebanyak 343 tersangka.

Sementara pada Tahun 2022, tertangkap 425 orang ditambah 90 target operasi dengan total 542 tersangka.

Peningkatan pengungkapan itu juga tidak terlepas dari bertambahnya jumlah aduan masyarakat.

Pada tahun 2021 jumlah aduan sebanyak 198 dan pada 2022 meningkat menjadi 335 aduan.

"Jadi pada kesempatan ini saya mengucapkan apresiasi kepada Ditkrimum dan juga personel jajaran polres," bebernya.

Dalam pengungkapan selama 20 hari operasi itu, Polda Sulsel menyita sejumlah barang bukti.

Tercatat, ada 75 item atau jenis barang bukti yang diamankan seperti senjata tajam, mobil, buku tabungan dan lain-lain.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved