PSM Makassar

Kata Pelatih PSM Makassar Soal Harapan Suporter Agar PSM Makassar Juara Liga 1 2022/2023

Juru taktik 42 tahun ini diharapkan bisa membawa PSM meraih juara Liga 1 2022/2023.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Muh. Irham
TRIBUN TIMUR/KASWADI ANWAR
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Beban berat harus dipikul Bernardo Tavares sebagai pelatih PSM Makassar.

Juru taktik 42 tahun ini diharapkan bisa membawa PSM meraih juara Liga 1 2022/2023.

Sebab, sudah 22 tahun klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) merengkuh trofi tertinggi sepak bola Indonesia.

PSM Makassar juara terakhir kali Liga Indonesia musim 1999-2000.

Harapan juara pecinta PSM Makassar muncul  musim ini tak lepas dari penampilan impresif Laskar Pinisi di tangan Tavares.

Pelatih berkebangsaan Portugal ini berhasil bawa PSM Makassar belum terkalahkan di sepuluh pertandingan. 

Kini menempati peringkat tiga klasemen dengan 22 poin. Hasil enam kemenangan dan empat kali imbang.

Tavares mengaku menghargai harapan pecinta PSM Makassar. Namun, yang berlalu sudah menjadi sejarah.

"Saya hargai harapan-harapan tersebut (jadi juara). Yang sudah berlalu itu adalah sejarah, kita tidak bisa ubah itu tentunya," ucapnya saat ditemui di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Kamis (30/11/2022).

Namun, kata dia, capaian diraih sejauh ini telah berlalu. Kini, persiapkan kembali tim di setiap latihan.

"Kita tidak bisa menjalani hari-hari ke depan dengan melihat ke belakang. Kita bisa lakukan adalah latihan saja," kata Tavares.

Terpenting sekarang menurut dia, kompetisi harus segera digulirkan. Sebab, semakin lama kompetisi berjalan, itu tidak bagus bagi tim.

Kalau pun bergulir nantinya, timnya harus fokus dari setiap pertandingan dijalani.

"Jadi pada saat liga bergulir, kita hanya bisa menatap satu pertandingan ke pertandingan lainnya," sebutnya.

Tavares menyampaikan, pertandingan ke depannya tidak bisa diprediksi.

Bisa saja timnya menelan kekalahan, meraih kemenangan atau justru bermain imbang.

"Saya apresiasi harapan-harapannya, tapi kita harus realistis. Tetap membumi dan bekerja keras," pungkasnya.(*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved