Tutup Rakornas MPO, Ketum Golkar Airlangga Hartarto: Indonesia Bisa Jadi Penentu Perubahan Dunia

Airlangga Hartarto dalam arahannya mengatakan bahwa Indonesia dianggap selalu bisa menyatukan semua pihak dalam kebersamaan.

Editor: Content Writer
DOK GOLKAR
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri dan memberikan arahan pada penutupan Rakornas MPO Partai Golkar di Jakarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta.

Pada penutupan rakornas tersebut, Airlangga Hartarto dalam arahannya mengatakan bahwa Indonesia dianggap selalu bisa menyatukan semua pihak dalam kebersamaan.

“Indonesia banyak menentukan dalam perubahan dunia ke depan, karena KTT G20 lalu berhasil mengeluarkan deklarasi bersama yang diterima oleh semua pihak,” ucap Airlangga.

Menurut Airlangga, Indonesia memiliki peran penting dalam organisasi antar negara.

Lebih lanjut, ia juga menggambarkan pertemuan di KTT APEC, di mana saat itu semua negara menengok ke Indonesia untuk pembentukan deklarasi. Sehingga akhirnya Indonesia menawarkan referensi hasil deklarasi G20.

"Dan akhirnya di menit terakhir semua anggota APEC bisa menerima deklarasi dan pasal-pasal di G20." beber Airlangga.

“Indonesia set the tone, Indonesia menentukan dalam perubahan politik global ke depan. Dan ini mendapat apresiasi dari berbagai negara. Ini luar biasa,” lanjutnya.

Jadi bisa dikatakan hampir seluruh pembahasan di APEC ini memiliki benang merah dengan yang dibahas di G20.

Salah satu benang merah paling kuat antara ASEAN, G20, dan APEC yakni kebersamaan (togetherness).

"Dengan togetherness, kita akan kuat dan berhasil dalam global economic recovery,” pungkas Menko Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga mengatakan bahwa pemilu bukanlah sebuah tujuan akhir sebab tujuan akhir Partai Golkar adalah kesejahteraan rakyat.

Karena menurutnya berhasil memenangkan pemilu bukan berarti berhasil memenangkan pemerintahan.

"Oleh karena itu Golkar sejak awal membentuk koalisi untuk bisa menang di pemilu dan menang di pemerintahan." terangnya.

"Saya juga meminta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk menghindari politik adu domba menjelang pemilu 2024 nanti. Partai Golkar harus mengedepankan politik ide, bukan politik memecah belah." kata Airlangga.

Kebersamaan harus menjadi semangat dalam pembangunan. Maka dari itu Golkar mengajak semua pihak untuk menyadari bahwa pemilu bukanlah sekedar untuk kekuasaan namun upaya untuk bersama dalam mensejahterakan dan memakmurkan rakyat.

Golkar hadir dengan semangat perubahan untuk kesejahteraan rakyat.(adv\reskyamaliah).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved