Muswil ICMI

Muswil IV ICMI Sulsel Bawa Semangat Transformasi Pembangunan Indonesia

Transformasi artinya bagaimana ICMI Sulsel mempunyai peran dalam menjawab tantangan zaman.

Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M YAUMIL
Sekjen ICMI Pusat prof dr Yuliani Paris saat sambutan Muswil IV Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Auditorium Bj Habibie Rujab walikota, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (27/11/2022). Yuliani Paris ingin ICMI kedepan menjadi contoh yang melahirkan gagasan dan ide. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Musyawarah wilayah (Muswil) IV Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulsel membawa semangat transformasi dalam konteks industri dan pembangunannya ekonomi di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Sekjen ICMI Pusat Prof dr Yuliani Paris saat membuka Muswil VI ICMI Sulsel di Auditorium Bj Habibie Rujab Walikota, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (27/11/2022).

Transformasi artinya bagaimana ICMI mempunyai peran dalam menjawab tantangan zaman.

"Transformasi, perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Bagaimana ICMI punya peran dalam menyikapi ini," katanya.

Peluang dan inovasi harus cepat digerakkan.

Dia bersyukur karena ICMI dari pusat sampai daerah terus bergerak.

"Peluang-peluang terbuka, inovasi harus digerakkan. Alhamdulillah pengurus ICMI dari pusat hingga daerah bergerak secara rapih, masif, dan bergerak bagaimana mencapai target ICMI itu sendiri," jelasnya.

Yuliani Paris ingin ICMI kedepan menjadi contoh yang melahirkan gagasan dan ide.

"Saya ingin ICMI kedepan menjadi contoh melahirkan gagasan-gagasan peradaban yang lebih baik lagi," tandas Sekjen ICMI Pusat itu.

Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat Ilham Akbar Habibie mengatakan fokus ICMI adalah pembangunan.

Ide pembangunan yang kemudian membuat ICMI terlahir dan menyatukan banyak cendekiawan.

"Satu organisasi yang non politis, karna fokus kita di pembangunan itu yang menyatukan kita semuanya, semua punya tujuan untuk membangun negara bangsa kita," katanya.

Dia menekankan apa yang menjadi marwah dari terbentuknya ICMI yang sering dikatakan oleh Presiden ketiga RI, Bj Habibie, yakni imtak (iman dan takwa) dan Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi),

"Saya tekankan, perlu ada dua-duanya Iptek dan Imtak. Ini yang selalu disampaikan bapak dalam konteks pembangunan," jelasnya.

Sekjen ICMI Sulsel Andi Tamsil mengatakan transformasi adalah kata kunci dari pada Muswil VI ini.

Dalam transformasi tersebut ICMI mempunyai peran dalam pembangunan baik ekonomi maupun sumber daya manusia.

"Muswil kali ini membawa semangat transformasi. Baik dari sisi pembangunan ekonomi maupun manusianya," katanya.

"Transformasi ICMI dari tahun ke tahun terus memperlihatkan tren positif. Setiap tahun melahirkan kader yang berpartisipasi dalam pembangunan maupun ikut serta dalam kemajuan ekonomi," ujarnya.(*)

Laporan Kontributor TribunParepare.com, M Yaumil

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved