Anak Kades Tikam Aktivis

Kronologi Penikaman Aktivis di Jeneponto Versi Terduga Pelaku

Penikaman terjadi di kafe O Jl Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Senin (28/11/2022) sekitar pukul 04.30 Wita.

SURYA
Ilustrasi penikaman. 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus penikaman aktivis di Jeneponto bernama Jatong (24) masih dalam proses penanganan Polsek Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penikaman terjadi di kafe O Jl Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Senin (28/11/2022) sekitar pukul 04.30 Wita.

Terduga pelaku diketahui berinisial H (30) seorang anak Kepala Desa (Kades).

Kejadian itu bermula saat H melintas di depan kafe O dan dipanggil oleh rekannya.

Ia pun lantas singgah dan diajak masuk ke dalam kafe.

"Saat itu dilihat oleh lelaki Dadang, atau temannya sendiri, lalu dipanggilla masuk," ujar Kapolsek Binamu Iptu Baharuddin berdasarkan keterangan H saat diperiksa.

Di dalam kafe, Jatong dan H bertemu dan melakukan pesta minuman keras (miras).

"Setelah tiba di dalam, maka antara korban dan diduga pelaku sama-sama minum," lanjutnya.

Sekitar pukul 01.30 Wita, H meninggalkan kafe O dan beranjak ke kostnya yang berlokasi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jl Ishak Iskandar untuk beristirahat.

Namun selang beberapa jam kemudian, Jatong bersama rekannya mendatangi H dan mengajaknya untuk minum di tempat lain.

Terduga pelaku sempat menolak, namun Jatong tetap memaksa H untuk ikut.

"Awalnya itu ditolak oleh diduga pelaku, tapi lama kelamaan dengan bujukan maka akhirnya pun mau," ucapnya

Sebelum berangkat, Jatong diketahui melontarkan kalimat kurang mengenakkan kepada H.

"Setelah tiba diteras, maka ngomonglah si Korban, Kau rewa duduko di, istilahnya dalam bahasa Indonesia kau jantan sekali ya," jelas Iptu Baharuddin.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved