Tribun Bulukumba

Bulukumba Masuk Daerah Rawan Bencana, Posisi Keenam di Sulawesi Selatan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ikut melatih relawan kebencanaan.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh Hasim Arfah
dok Basnaz
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ikut melatih relawan kebencanaan di Pantai Mandala Ria, Bontobahari, Kamis (24/11/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ikut melatih relawan kebencanaan.

Pelatihan Dasar Baznas Tanggap Bencana (BTB) berlangsung di Pantai Mandala Ria, Bontobahari, Kamis (24/11).

Pimpinan Baznas Bulukumba, Muhammad Yusuf Shandy menyampaikan bahwa pelatihan dimaksudkan untuk merekrut para relawan kebencanaan.

Para relawan ini setelah mengikuti pelatihan, siap untuk diturunkan ke lapangan saat terjadi bencana, seperti banjir, longsor, abrasi dan lainnya.

Ada 41 orang peserta dari berbagai kecamatan dan berbagai latar belakang pekerjaan dan profesi.

Pelatihan bertujuan untuk membekali para pemuda Bulukumba dalam merespon bencana.

Baca juga: Mengenal Andi Muttamar Matottorang, Ketua DMI Bulukumba Priode 2022-2027

"Kabupaten Bulukumba ini daerah yang rawan bencana alam. Daerah ini berada pada urutan keenam dengan resiko bencana dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan," kata Yusuf Shandy.

Dalam kegiatan itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan bahwa Bulukumba ini terletak di garis lempeng bumi.

"Sehingga harus mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi termasuk memberikan pelatihan kebencanaan untuk masyarakat," kata Andi Muchtar Ali Yusuf.

Andi Utta sapaan akrabnya menceritakan pengalamannya terlibat dalam penanggulangan bencana Tsunami di Aceh.

Saat itu, ia berperan mengirimkan logistik. 

Ia menggratiskan pengangkutan logistik dan bahan pangan ke Aceh dengan menggunakan jasa angkutan Amali Grup.

Begitu pula saat bencana gempa dan likuifaksi di Palu Provinsi Sulawesi Tengah, sebagian besar armada pengangkutannya diarahkan mengangkut logistik ke lokasi bencana.

Baca juga: Terungkap Alasan 4 Penyidik Satnarkoba Polres Bulukumba Konsumsi Sabu

Diketahui, sejumlah bencana yang sebelumnya telah melanda Bulukumba.

Bencana tersebut, seperti bencana banjir bandang tahun 2006, sejumlah peristiwa banjir telah melanda kota Bulukumba hampir tiap tahun.

Selain itu, bencana tanah longsor di Kecamatan Kindang dan puting beliung di Kecamatan Rilau Ale dan Gantarang.

Setiap tahun tanaman padi warga kerap dilanda banjir di Kecamatan Ujung Loe.(tribunbulukumba.com)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved