Video: Tenaga Honorer Dinas Pertanian Enrekang Ngaku Dicatut oleh PKB

Sementara itu, seorang calon pendaftar anggota PPK bernama Rabianti warga Kecamatan Maiwa membenarkan namanya dicatut oleh salah satu parpol

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, menerima empat laporan masyarakat yang mengaku namanya dicatut oleh partai politik (parpol), Rabu (23/11/2022). 

Komisioner KPU Enrekang, Kasman mengatakan empat warga ini mengadukan namanya dicatut melalui aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

"Ada empat masyarakat yang mau mendaftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tapi namanya muncul dalam Sipol yang terdaftar sebagai anggota parpol," ujar Kasman di Kantor KPU, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Enrekang.

Menurut Kasman, mereka baru mengetahui namanya dicatut ketika hendak mendaftar sebagai calon anggota PPK pada Pemilu 2024.

Sehingga upaya yang dilakukan KPU adalah mengarahkan mereka yang tercatut untuk mengisi surat pernyataan.

Tindak lanjutnya, kami akan sampaikan ke parpol yang bersangkutan bahwa ada warga yang mereka catut namanya. Jadi ada surat pernyataan yang ditanda tangani bersama, baik dari warga yang tercatut maupun Lo (petugas) partai," tandasnya.

Sementara itu, seorang calon pendaftar anggota PPK bernama Rabianti warga Kecamatan Maiwa membenarkan namanya dicatut oleh salah satu parpol tanpa sepengetahuan dirinya.

"Saya jauh-jauh datang dari Maiwa (ke Kantor KPU Enrekang) karena nama saya di catut oleh partai PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)," ujar dia.

Dia mengaku, baru mengetahui namanya jadi anggota parpol setelah gagal mendaftar PPK.

Karena merasa dirugikan, dia langsung mendatangi kantor KPU Enrekang untuk mengadu.

"Saya tadi disuruh mengisi surat pernyataan, dibuktikan scranshoot (tangkapan layar) terdaftar sebagai anggota PKB," katanya.

Wanita yang sekaligus tenaga honorer di Kantor Dinas Pertanian Enrekang ini menyayangkan terhadap pihak parpol yang serta-merta mencatut namanya.

"Ya tentu kecewa (atas ulah parpol) karena saya juga tenaga honorer dan itu tidak diperbolehkan sebagai anggota parpol," tandasnya.

Adapun tiga parpol yang dilaporkan warga ke KPU Enrekang diantaranya Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved