Mahasiswa Minta Kejari Maros Serius Usut Kasus Dinas Pertanian, Dulu 20 Saksi Dipanggil

Mahasiswa meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros untuk serius mengusut kasus yang ada di Dinas Pertanian.

Editor: Ansar
Gema Maros
Gerakan Pelajar Mahasiswa (Gema) Garda Nusantara pertanyakan kasus dugaan korupsi Alsintan dan pupuk subsidi di Maros. Mereka demo di depan kantor Kejari Maros. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Gerakan Pelajar Mahasiswa (Gema) Garda Nusantara pertanyakan kasus dugaan korupsi Alsintan dan pupuk subsidi di Maros.

Mahasiswa meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros untuk serius mengusut kasus yang ada di Dinas Pertanian.

Gema yang dipimpin Fahmy juga sudah unjuk rasa di depan kantor Kejari Maros dan Dinas Pertanian kemarin.

"Kami meminta Kejari Maros untuk serius dalam mengusut dugaan kasus korupsi. Karena menyangkut kesejahteraan para petani," kata Fahmy, Kamis (24/11/2022).

Mereka meminta Kejari Maros untuk memanggil pihak Dinas Pertanian yang berkaitan dengan penyaluran bantuan ke petani.

Sebelumnya, Kejari Maros sudah periksa 20 saksi dalam kasus dugaan penyaluran pupuk subsidi yang tidak tepat sasaran.

"Hari ini kita masih melihat kesejahteraan petani itu tidak ada. Alsintan dan pupuk subsidi itu seakan diatur oleh orang dalam," kata dia.

Mahasiswa juga meminta Bupati Maros Chaidir Syam untuk mencopot Kadis Pertanian.

Jika Kejari Maros tidak serius menangani tuntutan tersebut, mahasiswa akan kembali berunjuk rasa.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Maros, Wahyudi Eko Husodo membenarkan adanya panggilan 20 warga yang diduga mengetahui distribusi pupuk tersebut.

"Ya, wawancara. Teknisnya nanti sama Kasi Intel," kata eks Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Belakangan Wahyudi menyampaikan, jika anggotanya belum menemukan adanya penyimpangan distribusi.

"Hasil pemantauan anggota saya, belum ada penyimpangan terhadap distribusi," kata dia.

"Tapi kalau rekan-rekan ada yang tahu penyimpanganya, laporkan ke saya akan segera saya tindak," kata dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved