Kembali Cetak 528 Wisudawan, Direktur Politeknik ATI Makassar Yakin Lulusannya Berkompeten

Untuk program studi D3 ada teknik industri agro, teknik manufaktur industri agro, otomasi sistem permesinan, dan teknik kimia mineral dengan total 319

Penulis: Nur Rofifah Marzuki | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Politeknik ATI Makassar Kukuhkan 528 Wisudawan, Kamis (24/11/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Politeknik ATI Makassar menggelar wisuda ahli madya ke 38 di Ruangan Phinisi Ballroom Hotel Claro, Jl Andi Pettarani, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (24/11/2022).

Terdapat 528 orang dari program studi D3 dan program studi setara D1 yang diwisuda.

Untuk program studi D3 ada teknik industri agro, teknik manufaktur industri agro, otomasi sistem permesinan, dan teknik kimia mineral dengan total 319 orang.

Sementara untuk program studi setara D1 ada mekanik dump truck, instalasi listrik, pengelasan.

Analisis kimia, perencanaan produksi, dan perawatan reparasi peralatan mekanik dengan total 209 orang.

Dalam sambutannya Direktur Politeknik ATI Ir Muhammad Basri MM menjelaskan perkembangan industri saat ini menuntut penciptaan SDM yang berbasis spesialisasi dengan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

"Untuk itu Politeknik ATI Makassar mulai bertransformasi mempersiapkan diri menjadi bagian dari Corporate University dari BPSDMI Kemenperin dengan spesialisasi teknologi manufaktur industri agro," tuturnya.

Terdapat 7 strategi yang dilakukan Politeknik ATI sebagai bentuk kesiapan menjadi bagian dari Corporate University.

Pertama menerapkan pengembangan pendidikan dual system dengan stem learning model bertaraf internasional.

"Presentase sistem pembelajaran praktik 60 persen dan teori 40 % yang berbasis dual system model 3-2-1," ujarnya.

Saat 3 semester mahasiswa harus menyelesaikan semua teori dan praktikum sesuai target kurikulum, dilanjutkan 2 semester praktik di Industri dan 1 semester kembali ke kampus menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.

Strategi kedua melaksanakan penelitian terapan, penelitian ini digunakan untuk memberi penyelesaian masalah disektor industri prioritas.

"Kami upayakan membuat rencana induk penelitian yang dikembangkan para dosen,  target penelitian ini dapat memberikan solusi pada masalah yang dihadapi industri," tuturnya.

Strategi ketiga melaksanakan pengabdian masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved