Ismail Bolong

Fakta Baru Tambang Ismail Bolong Diungkap Hendra Kurniawan, Ada Apa saat 7 April 2022?

Ismail Bolong jadi incaran setelah mengaku adanya setoran uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com
Hendra Kurniawan dan Ismail Bolong. Ismail Bolong jadi incaran setelah mengaku adanya setoran uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Eks Karo Paminal Mabes Polri Brigjen Hendra Kurniawan mengatakan Ismail Bolong penambang batu bara ilegal Kalimantan sedang dicari.

Ismail Bolong jadi incaran setelah mengaku adanya setoran uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

Hendra memastikan, Ismail Bolong akan bersaksi terkait dugaan suap di kasus tambang ilegal tersebut.

Hal itu berdasarkan informasi yang didengar Hendra Kurniawan.

“Tunggu saja, Ismail Bolong kan nanti ada, sedang dicari,” kata Hendra seusai menjalani sidang obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Hendra juga sebelumnya menyatakan, keterlibatan Komjen Agus di kasus tambang ilegal merupakan fakta.

Hal itu terlihat dari hasil Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) dengan Nomor: R/1253/WAS.2.4/2022/IV/DIVPROPAM, tanggal 7 April 2022. 

Adapun surat itu pun ditandatangani oleh Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Lalu, surat tersebut juga ditembuskan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Ya kan sesuai faktanya begitu," jelasnya.

Hendra juga membenarkan, dirinya menjadi anggota Propam yang memeriksa dalam laporan hasil penyelidikan tersebut.

Dia menegaskan laporan hasil penyelidikan tersebut tidak fiktif.

"Betul ya saya (yang periksa), tanyakan pada pejabat yang berwenang aja ya. Kan ada datanya, nggak fiktif," jelas Hendra.

Surat Beredar

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved