BLT BBM Tahap Dua Cair, 2.557 Warga Maros Baru Padati Kantor Camat

Terpantau ribuan warga rela mengantre sejak pagi hari dan berpanas-panasan di lokasi penyaluran bantuan ini.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Terpantau ribuan warga rela mengantre sejak pagi hari dan berpanas-panasan di lokasi penyaluran bantuan ini. 

TRIBUNAMAROS.COM, MAROS - Ribuan Masyarakat Maros menyambut antusias penyaluran BLT BBM tahap dua yang mulai dicairkan, Kamis (24/11/2022).

Pencairan ini disalurkan oleh PT Pos Indonesia di Kantor Camat Maros Baru. 

Terpantau ribuan warga rela mengantre sejak pagi hari dan berpanas-panasan di lokasi penyaluran bantuan ini.

Bupati Maros, Chaidir Syam, yang hadir langsung mengatakan hari ini ada tiga jenis bantuan yang diberikan

"Bantuan BLT BBM untuk dua bulan sebesar Rp300 ribu per KPM, bantuan program sembako untuk bulan Oktober-Desember sebesar Rp600 ribu per KPM, dan bansos PKH tahap IV tahun 2022,” jelasnya.

Bantuan ini disalurkan kepada 27.851 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan anggaran sekitar Rp35 miliar.

Penyaluran pertama dilakukan di Kecamatan Maros Baru.

“Khusus di Kecamatan Maros Baru ada 2.557 penerima, dengan anggaran sebesar Rp3 miliar,” bebernya.

Ia menargetkan masa pencairan sampai 5 Desember 2022.

“Jadi kita mulai salurkan hari ini, setiap harinya itu disatu kecamatan,” ujarnya.

Saat ini pihaknya juga sedang melakukan verifikasi faktual dilapangan untuk melihat apakah masyarakat tersebut layak mendapat bantuan atau tidak .

“Kita ingin lihat apakah masih ada yang belum dapat atau malah ada masyarakat yang dapat namun mereka masuk keluarga sejahtera,” imbuhnya.

Ia pun berharap agar para penerima bisa memanfaatkan betul bantuan yang diberikan pemerintah sesuai peruntukannya. 

"Semoga penerima bisa memanfaatkan betul-betul program ini sesuai dengan peruntukannya, jadi ada bantuan untuk sembako, harapannya yang dibeli sembako, jangan dipakai sembarangan, untuk proragm PKH diperuntukan untuk anak-anak sekolah dan juga kesehatan, " tutupnya.

Salah satu KPM , Marlina mengaku bantuan ini dinilai sangat membantu meringankan beban hidup di tengah kenaikan BBM.

Ia juga mengaku harus mengatre pagi pagi di Kantor Camat.

“Rencannya uangnya ini akan saya gunakan untuk membeli sembako, separuhnya lagi untuk biaya anak anak sekolah,” tutupnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved