Pilkades

Ratusan Warga Kembali Unjuk Rasa Tuntut Penundaan Pilkades Takalar

Demonstrasi ini berlangsung di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Takalar.

Tribun Takalar/Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Takalar kembali unjuk rasa, dan menggeruduk Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Mereka menuntut penundaan Pilkades Takalar, Selasa (22/11/22) 

TAKALAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Takalar kembali unjuk rasa, Selasa (22/11/2022).

Mereka kembali menutup jalan sebagai bentuk protes dan menolak Pilkades Takalar.

Tuntutannya masih sama, massa aksi menuntut agar Pilkades Takalar ditunda.

Demonstrasi ini berlangsung di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Takalar.

Di sana, mereka menggeruduk kantor Dinas PMD.

Dengan pengeras suara atau toa, orator silih berganti menyuarakan dan menuntut Pilkades ditunda.

"Kami menuntut agar Pilkades Takalar ditunda," teriak salah satu orator.

Dia menduga, Panitia Pemelihan Kepala Desa (P2KD) Takalar telah mencederai demokrasi.

Pasalnya, diduga adanya kecurangan dari P2KD saat seleksi bakal cakades.

Demonstrasi ini dikawal ketat oleh Polres Takalar. Ratusan personel Takalar berjaga-jaga mengamankan unjuk rasa tersebut.

Seusai demo di Kantor PMD Takalar, massa aksi kemudian ke rumah jabatan (Rujab) Bupati Takalar.

Sekedar informasi, Aksi protes ini buntut bakal calon kepala desa yang dinyatakan tidak lolos tes tertulis oleh P2KD.

Pemilihan kepala desa di Kabupaten Takalar kembali akan digelar. Total desa yang akan mengikuti Pilkades ini sebanyak 37.

Pada tahapannya, ada seleksi tambahan bagi desa peserta Pilkades serentak 2022 yang memiliki peserta lebih dari lima calon.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved