Pemilu 2024

KPU Bone Buka Pendaftaran Badan Adhoc PPK dan PPS Pemilu 2024

Pendaftaran PPK dan PPS ini sudah bisa dilakukan hingga batas terakhir pada Selasa (29/11/2022).

Penulis: Noval Kurniawan | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Konferensi pers pendaftaran badan Adhoc PPK dan PPS Pemilu 2024 dihadiri Ketua KPU Izharul Haq, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Manusia (SDM) Harmita, Koordinator Hukum dan Pengawasan, Abdul Rahim, Kasubag Hukum dan SDM, Yusdar, di Cafe Padi, Jalan Stadion Lapatau, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (21/11/2022).   

BONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Pendaftaran badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) resmi dibuka.

Pendaftaran PPK dan PPS ini sudah bisa dilakukan hingga batas terakhir pada Selasa (29/11/2022).

Perekrutan itu diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bone melalui konferensi pers di Cafe Padi, Jalan Stadion Lapatau, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (21/11/2022) sekitar pukul 15.30 Wita.

Konferensi pers itu dihadiri Ketua KPU Izharul Haq, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Manusia (SDM) Harmita, Koordinator Hukum dan Pengawasan, Abdul Rahim, Kasubag Hukum dan SDM, Yusdar.

Harmita mengatakan, Badan Adhoc bentukan KPU berfungsi membantu pelaksanaan kerja KPU terkait pemilu.

“Baik di tingkat kecamatan, desa maupun Tempat Pemungutan Suara (TPS)," katanya.

Harmita menjelaskan pembukaan pendaftaran Badan Adhoc sebagai salah satu upaya untuk menyebarkan berbagai informasi terkait pelaksanaan Pemilu Tahun 2024.

Informasi tentang pendaftaran Badan Adhoc KPU, dapat dilakukan melalui aplikasi secara online, tentunya hal ini memudahkan bagi setiap individu yang berkeinginan mengikuti perekrutan Badan Adhoc.

"Kita berharap peran serta media untuk dapat menyebar luaskan berbagai informasi tentang KPU dan keterkaitan dengan pelaksanaan Pemilu guna mensukseskan Pemilu 2024 mendatang," jelasnya.

Harmita juga menyampaikan terkait adanya perekrutan atau pencatutan nama seseorang di dalam salah satu Partai Politik (Parpol) tanpa sepengetahuan orang bersangkutan.

Hal itu dapat dilakukan dengan koordinasi atau laporan langsung ke pihak KPU atau dapat membuka situs online KPU dan mengisi formulir klarifikasi terkait perekrutan tersebut.

"Nantinya akan dilakukan kordinasi langsung dengan parpol terkait untuk mengetahui secara syah atau pasti terkait status dari orang yang bersangkutan," jelasnya.

Sehingga nantinya siapa pun dapat mendaftarkan diri sebagai anggota Adhoc KPU atau mengikuti sumber peluang lainnya.

"Kami berharap tidak ada lagi terkendala atau terhambat di persyaratan akibat terdaftar di salah satu Parpol. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved