Pilpres 2024

Bukan AHY dan Aher, Muncul Nama Baru Calon Wapres Pendamping Anies Baswedan, Pengamat Tak Yakin

Sosok lain muncul saat Partai Demokrat dan PKS sama-sama ngotot mendudukkan kadernya di kursi calon RI-2 pendamping Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

Editor: Ansar
Kompas.com
Ilustrasi kandidat cawapres untuk berpasangan dengan Anies Baswedan yang sudah mendeklarasikan diri maju sebagai capres pada Pemilu 2024.(Ilustrator: KOMPAS.com/ANDIKA BAYU SETYAJI) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Muncul nama baru yang digadang-gadang sebagai calon Wakil Presiden Pendamping Anies Baswedan.

Sosok cawapres pendamping Anies Baswedan tersebut bukan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Ahmad Heryawan (Aher).

Sosok lain muncul saat Partai Demokrat dan PKS sama-sama ngotot mendudukkan kadernya di kursi calon RI-2 pendamping Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

Meski telah dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) oleh Partai Nasdem sejak awal Oktober 2022, Anies mengaku tak mau terburu-buru perihal calon wakil presiden (cawapres).

Apalagi, tiga partai yang hendak mengusungnya, Nasdem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini belum juga meresmikan koalisi.

Namun begitu, sejumlah nama sempat muncul digadang-gadang sebagai calon kuat pendamping Anies.

Lantas, siapa gerangan yang kelak dipilih mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai cawapresnya?

Tak buru-buru

Anies mengatakan, dirinya tak buru-buru soal figur cawapres lantaran ingin lebih dulu menilik pasangan capres-cawapres dari koalisi partai politik lain.

“Ya saya kira kalau mau main badminton, menentukan pasangan kalau belum tahu kontestan di seberang bagaimana?” kata Anies saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2022).

Dia mengaku saat ini memilih fokus membantu penjajakan Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS yang tengah mengupayakan kerja sama Koalisi Perubahan.

Anies juga bilang, sepanjang sejarah pilpres sejak tahun 2004, pasangan capres-cawapres selalu diumumkan mendekati masa akhir pendaftaran.

Oleh karenanya, menurut dia, terlalu dini untuk menentukan cawapres saat ini.

Namun begitu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut telah menentukan kriteria cawapres yang dia inginkan.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved