Pungli

Danny Pomanto Geram, Siapa Lurah di Makassar Lakukan Pungli Rp75 Juta ke Perusahaan Telekomunikasi?

Danny Pomanto meminta kepada lurah yang melakukan pungli Rp75 juta agar segera mengembalikan kepada perusahaan telekomunikasi.

Editor: Sudirman
Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Danny Pomanto geram akibat adanya lurah di Makassar melakukan pungli Rp75 juta. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Siapa lurah di Makassar lakukan pungutan liar (pungli) terhadap perusahaan telekomunikasi.

Hal ini membuat Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, geram kepada pejabatnya.

Danny Pomanto meminta kepada lurah yang melakukan pungli untuk segera mengembalikan kepada perusahaan telekomunikasi atau provider.

Tak tanggung-tanggung, pungli yang dilaporkan mencapai Rp75 juta.

"Satu bulan (waktu) kembalikan itu uang," ujar Danny Pomanto saat ditemui di kediamannya, Jl Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/11/2022).

Bahkan Danny Pomanto menyebut bukan cuma satu lurah yang sering melakukan pungli.

Banyak lurah nakal yang memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan.

Suami Indira Jusuf Ismail ini pun mengaku sudah mengantongi nama-nama lurah yang nakal.

"Ohh sudah ada mi catatan ku (lurah nakal), wah lebih (puluhan)," ungkap Danny.

Menurutnya, lebih baik jika ia terang-terangan mengungkap dalang dari pungli ataupun tindakan menyimpang di tubuh pemerintah.

Dari pada nantinya saat berkasus hukum namanya diseret-seret karena terlibat.

"Saya lebih bagus terbuka begini dari pada nanti lagi jadi kasus hukum dia pikir orang setor-setor di wali kota," tuturnya.

Danny menambahkan, untuk mengungkap pelaku pungli tersebut ia meminta korban untuk menyebut namanya. 

"Saya paksa dia (korban pungli) sebut. Sebut namanya kalau tidak sebut saya tidak kasih izin ko anu mu (pemasangan jaringan) saya bongkar semua. Berapa kau dimintai? Ingat tidak ada satu pun satu sen pun pungutan soal ini ingat," tegasnya.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved