Bernardo Tavares Beberkan Kunci Sukses PSM hingga Tembus ke Final AFC Zona ASEAN 2022
Tiga kompetisi berbeda telah dijalani bersama PSM musim ini. Yakni, turnamen pramusim, Piala Presiden 2022, Liga 1 2022-2023 dan AFC Cup 2022.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bernardo Tavares langsung mencuri perhatian sepak bola Indonesia.
Padahal, ia baru pertama kali rasakan atmosfer sepak bola Tanah Air.
Pelatih berkebangsaan Portugal ini terbilang sukses mengarsiteki PSM Makassar.
Tiga kompetisi berbeda telah dijalani bersama PSM musim ini. Yakni, turnamen pramusim, Piala Presiden 2022, Liga 1 2022-2023 dan AFC Cup 2022.
Pada Piala Presiden 2022, Tavares bawa PSM menembus delapan besar.
Di Liga 1 2022-2023, juru taktik 42 tahun ini bawa Laskar Pinisi bertengger di papan atas klasemen Liga 1.
PSM berada di peringkat tiga klasemen dengan 22 poin. Willem Jan Pluim cs belum terkalahkan di sepuluh pertandingan.
Bahkan, menjadi salah satu tim tersubur dengan 18 gol serta minim kebobolan, hanya enam gol.
Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini pun menjaga asa dalam perburuan juara walau kompetisi saat ini dihentikan pasca Tragedi Kanjuruhan.
Berkat penampilan apik tersebut bersama PSM, Tavares sudah tiga kali menjadi pelatih terbaik setiap pekan. Yaitu pada pekan kelima, pekan ketujuh dan pekan kesembilan.
Di level AFC Cup 2022, Tavares mencatatkan sejarah bersama PSM. Bawa juara Piala Indonesia 2019 ini ke final Zona Asean AFC Cup 2022.
Capaian di AFC Cup 2022 ini membuat prestasi PSM di kompetisi sepak bola semakin panjang dan tak tersaingi oleh klub-klub Indonesia lainnya.
Padahal, Tavares tak memiliki skuad mewah. Hanya andalkan pemain jebolan Akademi PSM dan pemain senior.
Namun, di tangan tim analitik Jose Mourinho di Real Madrid ini, perpaduan pemain muda dan senior mampu disulap menjadi tim tangguh.
Bermain secara kolektif dari kaki ke kaki secara cepat. Ditambah pressing tinggi diterapkan setiap pertandingan.
Berbagai pencapaian diraih saat ini, Tavares enggan jumawa. Menurutnya, semua itu berkat kerja sama tim.
"Tidak ada yang menang sendiri-sendiri, tidak ada juga yang kalah sendiri-sendiri. Kita menang sama-sama, kita kalah sama-sama," katanya saat ditemui di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Rabu (16/11/2022).
Bahkan, eks pelatih Helsinki IFK ini menyebut, semua orang dalam tim memiliki kontribusi.
"Saya kira ini termasuk kepada semua elemen dalam klub ini, pelatih, pemain, staf, manajemen, suporter. Saya ulangi lagi suporter. Jadi tidak ada emban tanggung jawab zendiri-sendiri. Semua mengemban tugasnya masing-masing dan memberikan pekerjaan yang terbaik," pungkasnya.