Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KTT G20

Keistimewaan The Beast Mobil Kepresidenan AS Joe Biden Saat Hadiri G20, Tolak Pakai Mobil Indonesia

Saat turun dari pesawat kepresidenan AS, Joe Biden langsung naik ke kendaraan 'The Beast' dengan pengawalan ketat.

Editor: Ansar
Kolase Kompas.com/Twitter
Presiden AS Joe Biden mendarat di Bali dan kendaraan kepresidenan AS. Kendaraan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden saat tiba di Indonesia menjadi sorotan. Saat turun dari pesawat kepresidenan AS, Joe Biden langsung naik ke kendaraan 'The Beast' dengan pengawalan ketat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kendaraan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden saat tiba di Indonesia menjadi sorotan.

Saat turun dari pesawat kepresidenan AS, Joe Biden langsung naik ke kendaraan 'The Beast' dengan pengawalan ketat.

Joe Biden datang ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar 15-16 November 2022 di Bali, Indonesia.

Joe Biden sampai di Bandara Ngurah Rai, Bali sekira pukul 21.45 WITA malam tadi

Dalam lawatannya kali ini, Joe Biden nampak dikawal The Secure Package atau iring-iringan mobil pengawal presiden AS.

Adapun iring-iringan tersebut terdiri dari dua mobil berjenis Limosin dan lebih dari 10 unit mobil pengawalan.

Selain dikawal, Joe Biden juga membawa mobil kepresidenan AS yaitu Cadillac One atau yang lebih dikenal dengan 'The Beast'.

Padahal Indonesia telah menyediakan mobil ramah lingkungan bermerek Hyundai Genesis G80 sebagai kendaraan resmi para kepala negara yang hadir di KTT G20.

Kendaraan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 jadi sorotan.
Kendaraan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 jadi sorotan. (Kolase Kompas.com/Twitter)

Jika dilihat dari spesifikasinya, The Beast memang mobil yang disediakan khusus untuk presiden Amerika Serikat.

Limusin The Beast ini merupakan mobil paling canggih untuk mengangkut seorang kepala negara.

Cadillac One yamg digunakan ini menggantikan The Beast sebelumnya yang dipakai sejak 2009 oleh Barack Obama dan Donald Trump.

Dilansir spycape.com, The Beast dilengkapi dengan perangkat bermodel seperti di film James Bond termasuk 'layar asap' dan pegangan pintu yang akan mengalirkan listrik berdaya 120 volt kepada penyerang.

Selain itu, The Beast juga dapat memuntahkan cairan agar kendaraan musuh tidak terkendali.

Senjata seperti shotgun, pelontar granat, night vision, dan gas air mata juga tersedia dalam mobil ini.

Adapun The Beast memiliki berat antara 8-10 ton dengan bodi terbuat dari pelat baja setebal 8 inci (20,32 cm) untuk melindungi dari potensi serangan bom serta 5 inci (12,7 cm) jendela yang dapat mencegah peluru magnum 44.

Kemudian untuk interior The Beast dapat mencegah serangan kimia.

Selain itu, kecepatan The Beast sendiri dapat mencapai 60 mil per jam dalam 15 detik.

Diketahui, sejumlah pemimpin negara G20 dan organisasi internasional mulai berdatangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, sejak Minggu (13/11/2022) siang.

Kehadiran para pemimpin dunia tersebut untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali yang akan digelar pada Selasa-Rabu (15-16/11/2022).

Salah satu kepala negara yang dinantikan kedatangannya yakni Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang tiba pada Minggu malam.

Pesawat kepresidenan AS, Air Force One, yang membawa Presiden Biden tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 21.46 Wita.

Selepas turun dari pesawat, Presiden Biden disambut oleh tari pendet khas Bali.

Presiden Biden kemudian berjalan menuju rangkaian kendaraan yang telah disiapkan dan segera meninggalkan bandara.

Setelahnya, tampak Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol beserta Nyonya Kim Keon-hee mendarat sekitar pukul 22.30 Wita.

Sebelum kedatangan Biden, sejumlah pemimpin organisasi internasional juga telah tiba di Bali.

Mereka antara lain Executive Chairman World Economic Forum (WEF) Klaus Schwab tiba sekitar pukul 18.56 Wita dan disambut langsung oleh Gubernur Bali I Wayan Koster.

Lalu, ada pula Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang tiba tidak lama setelah Klaus Schawab dan disambut Menteri BUMN Erick Thohir.

Selanjutnya, Direktur Jenderal Organisasi Buruh Internasional (ILO) Gilbert F. Houngbo dan Presiden Islamic Development Bank (ISDB) Muhammad Sulaiman Al Jasser juga tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Marcelo Ebrard Casaubon juga mendarat di Bandara Ngurah Rai dan disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen datang bersama pasangannya mendarat para Minggu malam.

Utusan Khusus Perdana Menteri Fiji Ratu Inoke Kubuabola juga telah mendarat di Bali pada Minggu malam.

Kemudian, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida tampak datang bersama Nyonya Yuko Kishida pada Minggu malam.

Jokowi pastikan 17 negara G20 hadir Sementara itu, Presiden Joko Widodo yang saat ini memegang Presidensi G20 juga tiba di Bandara Ngurah Rai pada Minggu malam.

Kedatangan Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi langsung disambut sejumlah menteri, antara lain Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Jokowi dan Iriana sebelumnya bertolak dari Phnom Penh, Kamboja, setelah menghadiri rangkaian KTT ASEAN selama lima hari sejak 9 November 2022.

Setelah menyapa para menterinya, Presiden Jokowi memberikan sambutan di Bandara Ngurah Rai.

Dia mengatakan, pelaksanaan KTT G20 sudah siap dilakukan.

17 Negara Hadir

Kepala Negara pun mengonfirmasi bahwa 17 pemimpin negara G20 akan hadir pada KTT yang digelar pada Selasa dan Rabu besok.

Presiden juga telah mendapatkan laporan bahwa KTT G20 sudah siap sepenuhnya.

"Ini sangat menggembirakan di tengah masa yang sangat sulit seperti sekarang ini, apalagi Presiden Joe Biden dan Presiden Xi Jinping juga akan hadir," kata Jokowi.

"Indonesia terus memperjuangkan perdamaian dunia serta menjadi bagian dari solusi berbagai krisis dan pemulihan ekonomi," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, negara dan lembaga anggota G20 terdiri dari Amerika Serikat (AS), Australia, Argentina, Brasil, China, Kanada, Uni Eropa, Jerman, Perancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Arab Saudi, Rusia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turkiye, dan Inggris.

Banyak pertemuan bilateral Sementara itu, sebelumnya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, para banyak kepala negara asing yang ingin bertemu Presiden Joko Widodo di sela-sela pelaksanaan KTT G20.

Menurut dia, hal itu membuat Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kesulitan mengurus jadwal permintaan pertemuan.

"Ini hebatnya Presiden kita ini ya, semuanya sudah terjadwal sebenarnya, tapi banyak sekali yang menginginkan minta waktu kepada Pak Jokowi ini, presiden kita ini

Kita mesti bangga presiden kita di mata para kepala negara luar itu luar biasa. Sampai kesulitan untuk Menlu mengurusnya," ujar Moeldoko di Media Center G20, BICC, Nusa Dua, Minggu siang.

"Berikutnya juga pesawat-pesawat delegasi yang ingin mendarat di sini dari beberapa negara juga ingin minta dispensasi.

Tetapi, ya semuanya sudah dipikirkan apa direncanakan sehingga nanti mungkin ada tidak bisa terpenuhi," lanjutnya.

Saat disinggung ada berapa banyak tambahan kepala negara yang ingin bertemu Presiden Jokowo, Moeldoko belum bisa memastikan.

Menurut dia, kepastian hal tersebut akan disampaikan oleh Menlu Retno Marsudi.

Akan tetapi, Moeldoko menyatakan, ada negara-negara di luar anggota G20 yang ingin melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi.

"KTT Ini menurut saya pertemuan terbesar di luar (KTT) APEC ya. Dulu kita bicara APEC, sekarang G20.

Saya pikir ini pertemuan cukup besar oleh kepala kepala negara yang punya reputasi, negara yang gede, ini sebuah momentum sangat bagus untuk menggalang peaceful kedamaian dunia," kata dia. (*)

Sebagaian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Joe Biden hingga Menlu Rusia Tiba di Bali, Jokowi Pastikan 17 Negara Hadiri KTT G20"

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved