Breaking News:

PSM Makassar

Jadwal Pertandingan Padat Jika Liga Berlanjut, PSM Makassar Disarankan Cari Pemain Baru

Lantaran, pertandingan padat menanti klub Liga 1 jika kompetisi kasta tertinggi Indonesia digulirkan kembali.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Muh. Irham
DOK PRIBADI
Skuad PSM Makassar 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar diminta mencari pemain untuk menjaga kedalaman skuad mengarungi Liga 1 2022-2023.

Lantaran, pertandingan padat menanti klub Liga 1 jika kompetisi kasta tertinggi Indonesia digulirkan kembali.

Jika dimulai bergulir akhir November atau awal Desember 2022, setiap klub hanya punya waktu recovery lima hari.

Penyebabnya, Liga 1 musim ini ditargetkan rampung 16 April 2023.

Pengamat sepak bola, Muhammad Hanafing Ibrahim mengatakan, kompetisi masih panjang.

Putaran pertama, PSM Makassar masih ada tujuh pertandingan. Belum lagi, putaran kedua masih ada 17 pertandingan.

Dia menilai, jika skuad dimiliki tak merata antara pemain utama dan cadangan akan berisiko bagi pelatih.

Tim berpotensi tampil pincang jika pemain utama akumulasi kartu, alami kelelahan. Sementara pemain pelapia tidak bisa menutupi perannya.

Namun, perekrutan pemain tentu dikembalikan kepada Pelatih PSM, Bernardo Tavares. Juru taktik 42 tahun ini yang bisa menilai skuadnya.

"Makanya pelatih yang bisa mengukur kualitas timnya, sudah berimbang tidak antara pemain utama dan pemain cadangan? Kalau tidak berimbang, kalau ada bursa transfer, segera cari pemain-pemain berkualitas," katanya melalui telepon, Minggu (6/11/2022).

Walau tak dipungkiri, mencari pemain berkualitas di tengah kompetisi tidak mudah. Lantaran, pemain sudah memiliki klub, khususnya pemain lokal.

"Mencari pemain berkualitas di tengah kompetisi tidak gampang. Pemain sudah habis, sudah memiliki klub," ucap eks pelatih PSM Makassar ini.

Hanafing berujar, pemain berkualitas mungkin ada di Liga 2 atau Liga 3, tapi pemain tersebut butuh proses.

Lantaran persaingan di Liga 1 tentunya berbeda dengan Liga 2 dan Liga 3.

Apalagi para pemain dari Liga 3, mereka ini pemain muda di usia 23 tahun ke bawah.

Solusi lain bisa digunakan adalah pemain jebolan akademi. Namun, mereka masih butuh pengalaman.

Olehnya itu, akademi harus dimanfaatkan. Pembinaan dilakukan dengan baik.

"Satu-satunya jalan manfaatkan akademi. Buat akademi dengan bagus, datangkan pelatih bagus, sehingga regenerasinya gampang. Sisa magang lalu tahun depan bisa main skuad senior," tandasnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved