Nurul Azizah Gadis Makassar Pemecah Rekor Raih Empat Medali Emas Porprov Sulsel Cabor Atletik

Azizah kenal dunia atletik sejak 2016 silam, pada saat itu ia sudah mulai ikut latihan atletik. Pada saat itu Azizah masih menduduki bangku SMA.

Penulis: Darullah | Editor: Ari Maryadi
Foto tangkapan layar Youtube Tribun Timur
Nurul Azizah S, adalah Gadis Makassar Pemecah Rekor Raih Empat Medali Emas Porprov Sulsel Cabor Atletik. (Foto tangkapan layar Youtube Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nurul Azizah S, adalah Gadis Makassar Pemecah Rekor Raih Empat Medali Emas Porprov Sulsel Cabor Atletik.

Azizah kenal dunia atletik sejak 2016 silam, pada saat itu ia sudah mulai ikut latihan atletik. Pada saat itu Azizah masih menduduki bangku SMA.

Azizah kenal dunia atletika karna kedua orang tuanya merupakan altel atletik.

Azizah mengakui bahwa pada saat ia melihat kedua orang tuanya sebagai atletik, maka ia pun ingin mengikuti jejak kedua orang tuanya.

"Awalnya itu sewaktu saya mau masuk SMA, disuruh sekolah olahraga. Terus harus juga pilih cabang olahraga apa, karna untuk masuk di SMA olahraga harus memilih cabang olahraga baru bisa masuk," ujarnya dalam program live ngobrol virtual Youtube Tribun Timur, Jumat (4/11/2022).

Pada saat itu saya pilih atletik, kata Azizah, mungkin karna ini faktor keturunan juga, sehingga ikut mencoba di dunia atletik.

"Jejak karir mama juga banyak di atletik, ia pernah ikut PON, Sea Gams, Asian Gams, Attena Open. Kalau bapak juga sama seperti mama," bebernya.

Menurutnya atletik adalah cabang olahraga yang sangat murah, karna semua orang bisa lakukan. Seperti lari.

Cuman ada beberapa nomor-nomor di atletik yang membutuhkan latihan khusus, seperti tolak peluruh.

Di atletik itu banyak nomor, ada lari. Itupun lari terbagi-bagi, ada lari jarak pendek, ada lari jarak menengah, ada lari jarak jauh, ada lempar lembing, tolak peluruh, lempar cakram, lontar martir, dan banyak lagi lainnya.

"Saya sendiri fokus di lari jarak pendek di jarak 100 hingga 200 meter. Namanya sprinter," ungkapnya.

"Latihan sprinter seperti biasa, cuman harus di dasarkan daya tahan terlebih dahulu, seperti joging, baru setelah itu masuk ke teknik seperti yang banyak diberikan oleh pelatih namanya seperti skip-skip kordinasi. Disitu melatih kecepatan dan lain sebagainya," paparnya.

Azizah memaparkan bahwasanya di sprinter tekniknya harus jinjit, karna ada orang lari tumitnya dulu yang turun duluan.

Menjinjit itu untuk dorongan juga supaya cepat larinya.

Ada juga teknik star, dan teknik larinya juga, ada juga teknik ayunan tangannya harus cepat.

Latihannya harus dibarengi dengan fitnes, untuk kecepatan tangan juga, dan otot-otot tangan.

Adapun keempat medali emas yang disabet Azizah di cabor atletik diantaranya yaitu satu medali emas diperoleh di lari 200 meter, satu medali emas di lari 100 meter.

Selain itu satu medali emas di lari estafet 4x100 meter, dan satu medali emas lagi di estafet 4x400 meter.

Laporan jurnalis TribunBarru.com, Darullah, @uull.dg.marala

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved