Pemerkosaan

21 Hari Berlalu, Polres Gowa Belum Bisa Ungkap Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi di Semak-semak

Dari hasil pertemuan tersebut kata Virgo, belum menemukan titik terang. Polisi masih terus dalam tahap on proses.

tribunnews
ilustrasi pemerkosaan 

GOWA, TRIBUN-TIMUR.COM - Sudah dua pekan lebih kasus rudapaksa dan perampokan di Kabupaten Gowa yang dialami oleh seorang mahasiswi berinisial ES (22), belum terungkap.

Pelaku pemerkosaan dan perampokan itu masih berkeliaran. 

Keluarga korban, Virgo mengatakan sampai hari pelaku belum ditangkap.

Bahkan, kata dia, pada hari Rabu (2/11/2022) kemarin, organisasi mahasiswa daerah asal korban, IPPM-KB Makassar dan  beberapa organisasi Kemahasiwaan di kampus korban bersama keluarga, mendatangi kembali Polres Gowa.

Pasalnya, sudah lebih dari 21 hari kasus ini berlalu, namun pelaku belum juga didapatkan.

Dari hasil pertemuan tersebut kata Virgo, belum menemukan titik terang. Polisi masih terus dalam tahap on proses.

"Kami sebagai teman dan keluarga korban berharap pelaku bisa didapatkan oleh aparat kepolisian agar pelaku dijerat hukum setimpal dengan perbuatannya," katanya, kepada TribunGowa.com, Jumat (4/11/22)

Menurutnya, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Bahkan, lanjutnya, jika dalam beberapa hari ke depan pelaku belum ditangkap maka pihaknya akan terus mendesak pihak kepolisian.

"Kami akan terus melakukan pengawalan dalam penuntasan kasus ini, dan jika beberapa hari ke depan masih belum ada progres dari Polres Gowa maka kami akan terus mendesak dengan gerakan pengawalan yang lebih besar dan akan kami sampaikan ke Polda untuk membantu penyelesaian kasus ini kalau perlu Mabes Polri angkat bicara untuk persoalan kemanusiaan tersebut," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi berinisial ES (22) menjadi korban perampokan dan rudapaksa oleh orang tak dikenal (OTK) saat perjalanan pulang dari kampusnya.

Korban diketahui kuliah di salah satu kampus di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Korban diduga mendapatkan tindak asusila oleh OTK di tengah semak-semak saat dalam keadaan sepi.

Apalagi jalan yang dilewatinya hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved