Porprov Sulsel

Tim Sepakbola Bulukumba Gagal ke Final Porprov Sulsel, Ketua KONI: Penyebabnya karena Tim Main Siang

Namun di balik kemampuan hanya tembus di semifinal mereka juga menyampaikan permohonan maaf.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
ist
Pemain Bulukumba saat berusaha berebut bola dengan pamain lawan di Stadion Andi Bintang Sinjai. 

UJUNG BULU, TRIBUN-TIMUR.COM -Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (ASKAB) PSSI Bulukumba menyampaikan apresiasi kepada pemain Tim Sepak Bola.

Pasalnya tim sepak bola Bulukumba baru tembus semifinal setelah menanti 30 tahun lamanya. 

"Ucapan syukur kami mewakili seluruh elemen kepengurusan ASKAB Bulukumba kepada para pelatih, terlebih kepada seluruh pemain Porprov cabang sepak bola atas prestasi yang telah di torehkan sehingga bisa tembus ke fase semifinal dan meraih medali perunggu di Porprov," kata pengurus ASKAB Bulukumba, Ronal Regeng, Kamis (3/11/2022).

Tim Kabupaten Bulukumba baru menembus semifinal setalah 30 tahun lamanya baru menebus babak tersebut.

"Terakhir kami masuk semifinal pada tahun 1993 dan saat ini kembali bisa tembus ke fase ini," kata Ronal Regeng.

Namun di balik kemampuan hanya tembus di semifinal mereka juga menyampaikan permohonan maaf.

Permohonan maaf itu kepada seluruh masyarakat Bulukumba dan seluruh pencinta sepak bola Bulukumba karena belum mampu mempersembahkan medali emas di cabang sepak bola.

Bulukumba gagal masuk final setelah kalah skor tipis 1-0 dari Kota Makassar pada babak semifinal lalu.

Setelah gagal mencapai juara pada Porprov Sulsel, tim Bulukumba tetap akan mempersiapkan menghadapi liga-liga lainnya.

Termasuk akan mempersiapkan diri menghadapi Piala Soeratin yang akan bergulir dalam waktu dekat.

Sementara Ketua KONI Bulukumba, Andi Makkasau menyampaikan bahwa salah satu kendala tim Bulukumba karena bermain pada batas waktu yang tidak biasa.

"Salah satu penyebabnya karena main di siang hari hingga waktu Lohor masih bermain, mestinya awal pagi atau sore hari main, ini kan pemain tersiksa," katanya.

Dia berharap di Porprov selanjutnya di Wajo tahun 2026 agar panitia sepak bola untuk mengoreksi hal itu.

Sebab pemain tersiksa jika bermain di siang hari.

Baik tim Bulukumba maupun Kota Makassar saat itu.

Pada laga final sepak bola dimenangkan Kota Makassar saat bertemu Maros dengan sekor 5-4 dalam adu pinalti. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved