KONI Palopo Protes Panitia Hilangkan 3 Emas dan 2 Perak yang Diraih Atlet Catur, Kok Bisa?

Ia menilai keputusan itu tidak memiliki dasar dan merugikan kontingen Palopo.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kontingen Palopo di Porprovv 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Wakil Ketua III Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Wasir Talib menganulir 3 medali emas dan 2 medali perak yang telah diraih atlet catur Kota Palopo pada Porprov XVII Sulsel.

Anulir itu berdasarkan surat yang beredar ber kop KONI Sulsel.

Hal itu menuai protes langsung dari Ketua KONI Palopo, Hairul Salim.

Ia menilai keputusan itu tidak memiliki dasar dan merugikan kontingen Palopo.

"Apa yang dilakukan oleh Prof Wasir ini tidak memiliki dasar dan ini merugikan kami dengan kehilangan 3 emas dan 2 perak," kata Hairul Salim, Minggu (30/10/2022).

Berkurangnya medali membuat Palopo terlempar ke peringkat 8 klasemen Porprov XVII.

Hairul Salim mengatakan, protes yang dilayangkan Prof Wasir yang juga selaku Tim Keabsahan pada Porprov kali ini tidak sesuai mekanisme dan pedoman penyelenggaraan Porprov Sinjai-Bulukumba.

"Harusnya kalau memang mau protes itu dilakukan pada saat pertandingan dan sebelum penyerahan medali," katanya.

"Namun hal ini dilakukan sehari setelah pertandingan selesai, tentu ini tidak memiliki dasar," paparnya.

Hairul Salim sangat menyesalkan adanya penganuliran medali Palopo.

"Atlet kami dianggap tidak sah, padahal atlet kami ini lolos pada Pra Porprov, tentu ini menuai banyak kejanggalan," tegasnya.

Adapun 3 medali emas atlet catur Palopo yang dianulir yakni yang bertanding pada kategori beregu catur cepat papan 1 atas nama Gilang Ibad.

Kemudian kategori kelas beregu catur kilat yang diraih oleh tim Palopo dan kelas beregu catur kilat papan 1 atas nama Gilang Ibad.

Sementara 2 perak yang dianulir yakni kategori catur cepat beregu oleh tim Palopo dan kelas beregu catur kilat papan 2 atas nama Rahmat Juliantara.(*)  

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved