Pemarangan

Viral Video Pelaku Pemarangan di Sidrap Dimasukkan ke Bagasi Mobil Polisi, Ini Penjelasan Kapolsek

Lebih lanjut, Mahdin mengatakan, satu dari tiga korban pemarangan, meninggal dunia pagi tadi di rumah sakit. 

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Muh. Irham
ist
Video yang memperlihatkan terduga pelaku pemarangan saat diamankan di Jalan Pramuka, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, di masukkan ke dalam bagasi mobil patroli polisi viral di media sosial, Rabu (26/10/2022) 

SIDRAP, TRIBUN-TIMUR.COM - Video yang memperlihatkan pelaku pemarangan saat diamankan di Jalan Pramuka, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, dimasukkan ke dalam bagasi mobil patroli polisi, viral di media sosial. 

Diketahui, terduga pelaku yang dimasukkan ke dalam bagasi mobil polisi tersebut bernama Hamsah (25). Dia melakukan aksi pemarangan kepada kerabatnya sendiri. 

Korbannya yakni ibu dan dua anak bernama Nurdamang (60), Darlina (25) dan Darpina (21).

Belakangan, Nurdamang yang mengalami luka cukup parah, meninggal dunia pagi tadi saat menjalani perawatan di RSUD Arifin Numang, Sidrap.

Kapolsek Panca Rijang Polres Sidrap, Kompol A Mahdin mengatakan tindakan personel Polsek Panca Rijang memasukkan Hamsah dalam bagasi mobil adalah upaya untuk membawanya dari TKP secepatnya. 

"Karena pelaku ini telah diamuk massa sebelum polisi tiba di lokasi penangkapan. Alhasil pelaku mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh. Bahkan warga masih ada yang berupaya untuk melakukan pemukulan pada saat pelaku akan dibawa," kata A. Mahdin, Kamis (27/10/2022).

Dikatakan, Hamsah langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Panca Rijang

Selanjutnya, polisi memindahkan pelaku ke mobil lainnya untuk dibawa ke RSUD Arifin Numang. 

"Pada saat memasuki IGD rumah sakit, keluarga korban yang kebetulan berada di tempat yang sama juga berupaya melakukan pemukulan terhadap Hamsah. Sehingga personel kembali keluar membawa pelaku ke Puskesmas Rappang untuk perawatan," tuturnya. 

Saat ini, kata Mahdin, pelaku diamankan di Mapolres Sidrap untuk mengantisipasi adanya reaksi main hakim sendiri dari keluarga korban. 

Lebih lanjut, Mahdin mengatakan, satu dari tiga korban pemarangan, meninggal dunia pagi tadi di rumah sakit. 

"Yang meninggal di rumah sakit atas nama Nurdamang (60). Korban memiliki luka terbuka pada bagian bawah telinga," jelasnya. 

Sebelumnya diberitakan, aksi pemarangan terjadi di Jalan Pramuka, Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Rabu (26/10/2022) pukul 10.00 Wita. 

Ketiga korban tersebut merupakan ibu dan dua anaknya. Yakni Nurdamang (60), Darlina (25) dan Darpina (21). 

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved