PSM Makassar
Ezra Walian Dirumorkan Kembali ke PSM, MO PSM Sampaikan Hanya Sebatas Rumor
Opsi peminjaman Ezra Walian bisa dilakukan oleh PSM jika memang serius untuk menggunakan jasanya.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar dirumorkan ingin memulangkan striker naturalisasi Persib Bandung Ezra Walian.
Ezra Walian bukanlah sosok asing di PSM. Ia pernah berkostum kapal pinisi di dada pada tahun 2019.
Pemain 24 tahun bermain 19 kali, cetak tiga gol dan satu assist.
Pasca hengkang dari PSM, Ezra Walian bergabung ke Persib hingga sekarang.
Namun, di Liga 1 2022-2023, eks pemain Ajax Amsterdam minim mendapat menit bermain. Kalah bersaing dengan striker asal Brazil, David Da Silva.
Baru bermain empat kali, dua diantaranya sebagai starter, itu pun tidak full bermain. Dua laga lainnya dari bangku cadangan.
Opsi peminjaman Ezra Walian bisa dilakukan oleh PSM jika memang serius untuk menggunakan jasanya.
Ezra Walian diprediksi bakal memikirkan tawaran itu jika benar ada guna menyelamatkan menit bermainnya.
Walau saat ini lini depan PSM sudah cukup bagus, diisi oleh Everton Nascimento, Ramadhan Sananta dan Ricky Pratama.
Namun, Ramadhan Sananta dan Ricky Pratama berpeluang akan absen jika selalu dapat panggilan Timnas Indonesia.
Makanya, Ezra Walian bisa jadi opsi untuk menambah lini depan.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim membantah rumor Ezra Walian ke PSM.
"Tidak ada," tegasnya melalui WhatsApp, Selasa (25/10/2022).
Pria akrab disapa Sule ini percaya, Ezra Walian ke PSM hanya sebatas rumor.
Apalagi, situasi saat ini kompetisi sepak bola Indonesia belum memasuki pertengahan musim.
Kasta tertinggi sepak bola Indonesia dihentikan sementara saat memasuki pekan kesebelas pasca Tragedi Kanjeng.
"Saya yakin cuma rumor-rumor, karena agak sulit juga situasinya liga sedang begini dan musim kompetisi belum juga masuk setengah musim," jelasnya.
Sementara PSM mulai musim ini menerapkan segala kebijakan rekrut pemain menjadi wewenang tim pelatih.
Manajemen sisa menunggu permintaan diinginkan oleh tim pelatih.
"Lagi pula mulai musim ini semua hal mengenai pemain itu menjadi wewenang penuh tim pelatih. Seumpama pelatih menginginkan pemain tertentu, manajemen sisa menunggu permintaan pelatih saja," tuturnya.(*)