Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mantan Bupati Bulukumba Wafat

Profil Sukri Sappewali, Jebolan Terbaik AKABRI yang Jadi Bupati Bulukumba Dua Periode

Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara, Jl Andi Mappaodang, Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHYUDDIN
Mantan Bupati Bulukumba Andi Muhammad (AM) Sukri Sappewali saat menghadiri acara Rakorda DPD Demokrat Sulsel, Kamis (20/10/2022)  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Andi Sukri Andi Sappewali atau akrab disapa Sukri Sappewali meninggal dunia, Sabtu (22/10/2022) pukul 02.10 Wita dinihari.

Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara, Jl Andi Mappaodang, Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Usianya genap 66 tahun. Menutup usia bertepatan dengan tanggal lahirnya.

Dilansir dari Skripsi Andi Dwi Wahyu Batari, alumnus Universitas Hasanuddin, Sukri Sappewali lahir di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan 22 Oktober 1956.

Sukri Sappewali tercatat sebagai alumnus SDN No 30 Sapiri Kabupaten Bulukumba (1969), SMPN Gantarang Kabupaten Bulukumba (1972), dan SMA Nasional Makassar (1975).

Setelah tamat dari bangku sekolah menengah atas, Sukri Sappewali meneruskan studi dan mulai meniti karir di dunia militer.

Suami Hj Rosna Rosman itu tercatat sebagai salah satu alumnus terbaik Akabri (1980), Buslapa Bekang TNI AD (1990), Sesko TNI AD (1995) & Susje Menhankam TNI AD (1999).

Sukri Sappewali tercatat pernah menjabat sebagai Dangki Angmor Kodam XIII Merdeka (1983-1985), Dangki Angmor  Kodam VII Wirabuana (1985-1987), Wadan On Div 2 Kostrad (1990-1994).

Kemudian Denang Kodam Jaya (1994-1997), Kabag latihan Dit Bekang AD (1997-1999), Dandeng Bekang Kodam VI Tanjung Pura (1999-2001), Padya II Slog Mabes TNI (2001-2002), Ka. Bekangdam Kodam VII Wirabuana (2002-2005).

Pada tahun 2005, Sukri Sappewali memutuskan untuk maju pada pemilihan Bupati Bulukumba.

Ia terpilih bersama pasangannya almarhum Padasi periode 2005-2010.

Sepuluh tahun kemudian, Sukri Sappewali kembali terpilih bersama pasangannya Tomy Satria Yulianto untuk periode 2015-2020.

Kemudian dua hari lalu, Kamis (20/10/2022), ia resmi bergabung ke Partai Demokrat pada Rakorda DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar.

"Insya Allah saya bergabung di Demokrat," kata Sukri Sappewali saat ditemui di acara tersebut.

Ia menjelaskan alasannya memilih bergabung ke partai yang dinakhodai Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Sukri Sappewali mengatakan ingin berkontribusi yang lebih luas lagi.

"Setelah berkontribusi di daerah, saya ingin berkontribusi di tingkat nasional dengan masuk ke DPR RI dapil 2," kata Sukri.

"Semoga ini bisa menjadi semangat bagi masyarakat Bulukumba," Sukri menambahkan.

Dua hari setelah acara tersebut, ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara, Jl Andi Mappaodang, Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (22/10/2022) pukul 02.10 Wita dinihari.

Kabar berpulangnya AM Sukri Sappewali disampaikan oleh putranya, Andi Muhammad Anwar Purnomo di akun facebooknya.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Duka mendalam keluarga besar kami. Telah berpulang ke Rahmatullah Ayahanda kami , Andi Muhammad Sukri Andi Sappewali rahimahullah (Mantan Bupati Bulukumba) pkl.02.10 dini hari di RS Bhayangkara Makassar," tulisnya.

"Mohon keikhlasan mendoakan beliau dan memaafkan segala salah beliau yang mungkin pernah beliau lakukan selama hidupnya," lanjut dalam tulisan tersebut.

Kabar duka ini juga disampaikan oleh salah seorang kerabat yang juga Ketua Bappilu Demokrat Sulsel Andi Januar Jaury Dharwis.

"Innalillahi wa Inna ilaihi rajiun, iye betul," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu pagi.

Dua hari lalu, Kamis (20/10/2022) mereka masih mengikuti acara Rakorda DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar.

"Rasanya di acara kemarin almarhum terlihat sehat," katanya.

Andi Januar mengatakan semua atas kehendak sang pencipta. Sebab, saat menghadiri acara bersama itu, AM Sukri Sappewali masih sehat.

"Menjelang kepergian almarhum, wujud kita sebagai manusia dalam merencanakan hal-hal baik. Namun Allah Maha Kuasa dan memiliki rencana lain untuk almarhum," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved