PSM Makassar
Rizky Eka Diminta Evaluasi Gaya Permainannya Agar Bola Tak Muda Dicuri Pemain Lawan
Pelatih asal Portugal tersebut memiliki gaya permainan cepat dengan pressing tinggi. Bola harus cepat mengalir ke lini depan
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Penyerang sayap PSM Makassar, Rizky Eka Pratama perlu benahi gaya permainannya. Pemain kelahiran Bone ini harus menyesuaikan dengan gaya permainan sang juru taktik, Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal tersebut memiliki gaya permainan cepat dengan pressing tinggi. Bola harus cepat mengalir ke lini depan untuk menjadi peluang maupun gol.
Lalu pertahanan yang kuat dengan penjagaan ketat kepada lawan maupun ruang gerak lawan.
Rizky Eka sejauh ini masih minim berikan kontribusi bagi PSM Makassar. Padahal telah lakoni delapan pertandingan dengan durasi bermain 568 menit.
Belum ada gol dan assist dicatatkan pemain nomor punggung 24 ini. Peluang ditorehkan hanya lima tembakan, tiga tepat sasaran.
Rizky Eka terkadang terlalu lama dalam menguasai bola. Ketika menyerang, ia lambat dalam mengambil keputusan.
Hal ini bisa dilihat di beberapa pertandingan Laskar Pinisi. Ia coba memaksa melewati lawan ketika berada di lini serang, di sisi lain beberapa rekannya dalam kondisi tak terkawal.
Tak hanya itu, ia baru umpan ke rekan setimnya dalam keadaan terdesak, sehingga bola bisa dicuri oleh lawan.
Makanya, Rizky Eka perlu lebih matang dalam bermain. Jika tidak, posisinya diambil alih pemain lain.
Tiga pertandingan terakhir PSM Makassar di Liga 1 2022-2023, Rizky Eka terpinggirkan dari skuad PSM Makassar.
Dia tak dimainkan di dua laga, yakni lawan Persebaya Surabaya dan Dewa United.
Posisinya di sayap kanan penyerangan diisi oleh pemain jebolan akademi, Muhammad Dzaky Asraf.
Pemain 23 tahun itu baru mengisi line up PSM Makassar ketika lawan Persis Solo. Bermain full 90 menit
Kendati demikian, Rizky Eka memiliki bakat yang bagus. Dia mempunyai skill individu, gocekan bola mumpuni dan kecepatan berlari.
Pengamat sepak bola, Syamsuddin Batola menyarankan Rizky Eka untuk analisa kekurangannya. Agar permainan dimiliki semakin sempurna.
"Quick the sistemnya, pengambilan keputusan selalu lambat, karena sepak bola modern itu yang utama," ungkapnya, Jumat (21/10/2022).
Ditambah, ia melihat gaya permainan Tavares di PSM, pemain harus mampu menyerang dan bertahan.
"Walau seorang attacking harus memliki kemampuan bertahan, karena tuntutan taktikal," ucap eks asisten pelatih PSM ini.
Makanya, Batola meminta Rizky Eka terus berlatih dengan keras dengan penuh kesabaran.
"Sabar dan latihan terus," pintanya.
Syamsuddin Umar menambahkan, ia sangat menyukai gaya permainan dari Rizky Eka.
Sisa dimanage ritme kapan harus solo run dan kapan harus memainkan bola.
"Anak ini punya potensi. Dia bisa menjadi pemain penentu," tutur pelatih yang membawa PSM Liga Indonesia 1999-2000 ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/psm-vs-borneo-fc-liga-1-20212022.jpg)