Surat Terbuka

Isi Surat Terbuka Warga Maros untuk Kapolda Sulsel, Singgung Rencana Pembangunan Pos Lantas

Pos itu rencananya dibangun di hamparan lahan yang diklaim milik keluarga besar almarhum Lanti bin Pape.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh. Irham
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Kapolda Sulsel Irjen Polisi Nana Sudjana 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Beredar surat terbuka warga Kabupaten Maros ke Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana. Surat terbuka itu ditulis warga Maros bernama Imam Dzulkifli, cucu almarhum Lanti bin Pape.

Dalam surat terbukanya, Imam menyoroti rencana pembangunan Pos Polantas di Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros.

Pos itu rencananya dibangun di hamparan lahan yang diklaim milik keluarga besar almarhum Lanti bin Pape.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana yang ditemui di kantornya, mengaku belum mengetahui pasti ihwal persoalan tersebut.

"Ow soal itu, nanti saya cek dulu ya," singkat Irjen Pol Nana Sudjana dihampiri seusai acara perayaan Hari Gerak Bayangkari ke-77 di Mapolda Sulsel.

Lalu seperti apa surat terbuka warga Maros tersebut?

Berikut isi suratnya:

Yang Terhormat
Kapolda Sulsel
Irjen Pol Nana Sudjana

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apa kabar, Jenderal? Ini musim pancaroba, kalau siang sering hujan, angin juga kencang. Tetapi semoga Jenderal tetap sehat dan kuat dalam tugas-tugas.

Dua bulan lalu saya sempat ke ruangan Jenderal yang dingin dan harum di Jalan Perintis Kemerdekaan, bersama teman-teman pengurus AMSI Sulsel. Terima kasih jamuan kopi hitamnya, lezat sekali.

Oh iya, Jenderal. Maaf surat ini harus ada dan pasti menambah hal-hal yang Jenderal harus urus.

Tetapi sebenarnya masalahnya tidak besar, andai pihak Ditlantas Polda Sulsel mau lebih bijaksana.

Ini soal rencana pembangunan pos polantas di Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Pos itu rencananya dibangun di hamparan lahan milik keluarga besar kami, alm. Lanti bin Pape.

Kami sudah lakukan protes, Jenderal. Bahkan sudah dirapatkan di DPRD. Bupati Maros, Chaidir Syam juga sudah kami tempati mengadu. Namun seperti ada sosok Hulk pada diri Kades Labuaja dan oknum polisi entah siapa yang begitu ngotot ingin membangun pos polantas di situ. Apa karena anggarannya besar? Entahlah.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved