Korupsi Pasar Butung

Ini Dokumen yang Dicari Tim Kejari Makassar saat Geledah Kantor Pengelola Pasar Butung

Tim Kejari yang dipimpin Kasi Intel Andi Alamsyah melakukan penggeledahan dikawal sejumlah tentara Garnisun Kodim 1408/BS.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Sundari, yang ditemui di kantornya, Jl Amanappa, Rabu (12/10/2022) pagi.   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lebih kurang tiga jam, Tim Kejaksaan Negeri Makassar menggeledah di kantor pengelola Pasar Butung, Jl Sulawesi, Makassar, Rabu (12/10/2022) siang.

Tim Kejari yang dipimpin Kasi Intel Andi Alamsyah melakukan penggeledahan dikawal sejumlah tentara Garnisun Kodim 1408/BS.

Penggeledahan di kantor pengelola yang terletak di lantai tiga Pasar Butung itu, berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 10.48 Wita.

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Sundari, yang ditemui di kantornya mengatakan, penggeledahan dilakukan merupakan bagian dari rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan Pasar Butung.

Bukti tambahan itu terkait dugaan korupsi sewa lods dan operasi Pasar Butung yang menyeret pengelola Andry Yusuf sebagai tersangka.

"Penggeladahan yang dilakukan hari ini adalah lanjutkan dari penggeladahan yang kita lakukan beberapa waktu lalu," kata Andi Sundari.

"Dimana ini adalah rangkaian penyidikan terhadap tindak pidana korupsi terkait pengelolaan Pasar Butung," sambungnya.

Yang dicari dalam penggeledahan itu, kata dia, adalah dokumen tambahan terkait indikasi korupsi yang kini dalam penyidikan.

"Apa yang ingin kita cari yaitu tambahan data dkumen yang mungkin bisa kita dapatkan hari ini yang belum kita dapatkan pada penggeladahan beberapa waktu yang lalu," ujarnya.

Selain itu, juga dilakukan pengecekan atas legalitas Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta.

"Kemudian juga untuk melihat bagaimana legalisasi pengelolaan KSU Bina Duta terhadap pengelolaan Pasar Butung," ungkap Andi Sundari.

Sebab kata dia, KSU Bina Duta sebelumnya telah putus kontrak untuk mengelola koperasi Pasar Butung.

"Karena seharusnya berdasarkan penyidikan yang kita lakukan setelah adanya pemutusan kontrak, seharusnya pengelolaan Pasar Butung bukan lagi KSU Bina Duta namun mereka tetap beroperasional di sana," bebernya 

Sebelumnya diberitakan, petugas Kejaksaan Negeri Makassar, dikabarkan menggeledah kantor pengelola Pasar Butung, Makassar, Rabu (12/10/2022) pagi.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved