Pemuda Pancasila

Pemuda Pancasila Toraja: Tidak Ada Ampun bagi Kader yang Gunakan Narkoba

PR Londong Allo selaku Ketua MPC mengatakan, kader PP Tana Toraja diimbau tidak terlibat segala bentuk pelanggaran hukum.

Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Muh. Irham
Tribun Toraja/Ricdwan Abbas
Foto bersama Kajari Tana Toraja, Dandim Tana Toraja, pengurus dan anggota Pemuda Pancasila Tana Toraja seusai Rapat Kerja Cabang (Rakercab) MPC PP Tana Toraja, Minggu (9/10/2022). 

TORAJA, TRIBUN-TIMUR.COM - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Tana Toraja menggelar rapat kerja cabang (Rakercab) di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Toraja, Kecamatan Makale, Minggu (9/10/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Umum MPW PP Sulsel, Tri Zulkarnain Ahmad, Wakil Ketua BPH Sulsel Y Jhody Pama'tan, Kajari Tana Toraja, Erianto Laso' Paundanan dan Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Monfi Ade Candra.

PR Londong Allo selaku Ketua MPC mengatakan, kader PP Tana Toraja diimbau tidak terlibat segala bentuk pelanggaran hukum.

Secara khusus, dilarang memakai obat-obatan terlarang.

"Kepada seluruh kader agar sebisa mungkin untuk tidak melanggar hukum, apalagi narkoba," kata PR Londong Allo kepada Tribun-timur.com, Senin Malam.

"Tidak ada toleransi bagi kader pengguna narkoba," tambahnya.

Ia pun mengharapkan kader PP Tana Toraja menjadi teladan dalam menjaga toleransi umat di Tana Toraja.

Lebih lanjut, dalam raker membahas beberapa agenda Pemuda Pancasila.

Termasuk Musyawarah Cabang dan peran terhadap masyarakat dalam mengontrol kebijakan pemerintah.

Karena itu, ia berpesan menjaga nama baik organisasi dan mengedepankan integritas dan independensi.

"Jangan gadaikan organisasi demi kepentingan pribadi. Jaga marwah dan harga diri organisasi. Karena dasarnya, besarkan organisasimu maka organisasi akan membesarkanmu," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BPH Sulsel Y Jhody Pama'tan mengamanatkan agar menjaga kekompakan.

Sebab kata dia, Organisasi Paramiliter Pemuda Pancasila bisa besar seperti saat ini karena rasa kekeluargaan yang tinggi.

"Saya tegaskan kepada semua PAC dan semua kader Pemuda Pancasila yang ada di sini, kita besar karena kebersamaan," katanya.

"Kalau ada satu kader PP yang dicubit semua rasakan sakitnya, kita wajib hadir membantu sesama kader," Jhody menambahkan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama Kajari, Dandim, dan kader yang hadir dalam Rakercab.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved