XL Axiata
HUT ke-26, XL Axiata Hadirkan Beragam Program Sosial
Memasuki usia 26 tahun, XL Axiata meneguhkan tekad untuk terus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia Lebih Baik.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memasuki usia 26 tahun, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meneguhkan tekad untuk terus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan masyarakat ‘Indonesia Lebih Baik’.
Sesuai tema HUT ke-26, #AdaUntukIndonesiaAdaUntukKitaSemua, XL Axiata selama dua tahun tidak pernah berhenti memberikan dukungan sosial.
Hal itu guna meningkatkan kualitas hidup kepada masyarakat Indonesia hingga ke area-area pelosok negeri.
XL Axiata telah menghadirkan beragam program sosial, baik yang berhubungan langsung dengan bidang telekomunikasi, maupun program khusus yang memang urgent dibutuhkan oleh masyarakat.
Seperti bantuan darurat kepada korban bencana alam, serta membantu penanganan pandemi dan membangun pusat vaksinasi Covid-19.
Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan XL Axiata adalah bagian dari masyarakat Indonesia.
Selain melakukan aktivitas bisnis, Xl Axiata juga tidak mungkin menutup mata atas problem sosial yang terjadi di sekitar atau yang menjadi persoalan secara nasional, seperti kemarin penanganan Covid-19.
“Program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kami laksanakan secara komprehensif yang didasarkan antara lain pada kebutuhan masyarakat, jangkauan layanan XL Axiata, serta kompetensi dan keahlian XL Axiata,” kata Dian via rilisnya ke Tribun-Timur.com, Sabtu (8/10/2022).
“Dalam tiga tahun terakhir, beragam program sosial telah kami laksanakan yang menghadirkan manfaat bagi lebih dari 1,5 juta orang masyarakat di hampir seluruh wilayah Indonesia,” sambungnya.
Sejumlah inisiatif berupa program CSR yang terukur dan berkelanjutan yang saat ini masih terus berjalan.
Itu dengan berfokus pada dukungan bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, nelayan, usaha mikro dan menengah, serta bantuan darurat kepada korban bencana alam.
Program CSR bidang pendidikan tersebut seperti Akademi Madrasah Digital, yaitu merupakan Local-Talent Enablement Program, yang menyasar pada siswa Madrasah Aliyah bekerjasama dengan Kementerian Agama RI.
Lalu XL Future Leaders (XLFL), di mana sampai tahun ini telah meluluskan lebih dari 1.100 peserta, menghasilkan 75 project IoT dan AIoT serta memberikan manfaat kepada lebih dari 1 juta mahasiswa penerima manfaat baik langsung maupun tidak langsung.
Melalui program ‘XL Axiata Baik’ dan ‘Bersama Bangun Negeri’, Karyawan XL Axiata berbagi dan mengajar.
Beberapa materi yang diberikan antara lain mengenai public speaking, internet sehat, cara mudah membuat website, bagaimana membuat konten foto yang bagus di media sosial, dan internet of things (IoT).
Kemudian ada donasi laptop dan router serta internet gratis ke pesantren-pesantren di seluruh Indonesia, agar para santri juga siap menghadapi era digital.
Untuk program pemberdayaan masyarakat meliputi. Sisternet, berfokus pada peningkatan kemampuan perempuan Indonesia di era digital, baik secara pengetahuan atau pelatihan maupun permodalan yang bekerjasama dengan Kementerian PPPA RI maupun pihak swasta.
Laut Nusantara, berfokus pada komunitas Nelayan dan keluarganya agar dapat meningkatkan taraf hidup.
Desa Digital Nusantara, merupakan wujud dukungan XL Axiata kepada upaya pemerintah untuk mengakselerasi adopsi digital oleh masyarakat hingga ke pelosok pedesaan.
Selanjutnya, ada program sosial dari karyawan melalui MTXL yang meliputi pelatihan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Antara lain pelatihan beternak ayam di Jawa Timur, pemberdayaan perkebunan hortikultura di Sumatera Selatan, pemberdayaan usaha Air Mineral di Madura, pemberdayaan gurame di Jogja, pemberdayaan ternak kambing di Sulawesi Tengah, wisata hijau di Lampung dan pemberdayaan disabilitas di Kalimantan Timur.
Ada juga pembangunan jembatan desa di Desa Talang Lubuk, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Pembangunan masjid di Gampong Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, dan Dusun Claket, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Lau pembangunan jembatan di Lebak, Banten dan pembangunan pembangkit listrik menggunakan solar cell di Sebongkup, Kalimantan Barat.
Kemudian pembuatan kelas sekolah di Kampung Matfa, Langkat, Sumatera Utara dan santunan kepada anak yatim, donor darah, sunatan massal.
Penanganan Covid-19
XL Axiata juga telah secara aktif ikut ambil bagian dalam mendukung upaya pemerintah dalam menangani Covid-19 di periode 2020-2021.
Beberapa program yang telah dilaksanakan sepertu membangun Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Depok bekerjasama dengan UI dan RSUI yang menargetkan masyarakat Jabodetabek.
Kemudian Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Medan bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik dan Pemerintah Kota Medan.
Donasi Rp 10,8 miliar melalui BNPB baik berupa dana maupun beragam alat perlindungan diri (APD) serta bantuan akses komunikasi.
Penguatan jaringan di area sekitar fasilitas penanganan Covid-19 dan XL Axiata juga memberikan donasi kepada komunitas nelayan di Banten, Bali, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Maluku, serta Papua Barat yang terimbas dampak Covid-19.
Untuk mahasiswa dan pelajar, dalam mendukung pembelajaran di masa pandemi Covid-19, XL Axiata juga memberikan bantuan ribuan paket akses internet gratis untuk melakukan pembelajaran jarak jauh.
Untuk masyarakat yang menjadi korban bencana alam, XL Axiata juga berusaha turut serta secara aktif memberikan bantuan kebutuhan darurat maupun akses internet serta telepon untuk berkomunikasi kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan atau donasi tersebut antara lain terkait banjir bandang di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, Erupsi Gunung Semeru Jawa Timur, Erupsi Gunung Ile Lewotolok Nusa Tenggara Timur, Gempa Bumi di Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat, serta Gempa Bumi Sulawesi Barat.
Juga ada penyediaan jaringan telekomunikasi untuk mendukung evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan laut Kepulauan Seribu.(*)