PSM Makassar

PSM Andalkan High Pressing, Pengamat Sarankan Pressing Bukan Hanya Orang, tapi Juga Ruang Kosong

Terbukti 113 tembakan dilepaskan dari sepuluh pertandingan dijalani. Sebanyak 61 tembakan tepat sasaran  dan 18 berbuah gol.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
Tribun-Timur.com
Wiljan Pluim saat membela PSM Makassar di Liga 1 Indonesia beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar tampil dengan gaya sepak bola modern sejak ditangani Bernardo Tavares.

Laskar Pinisi bermain dengan high pressing dipadukan dengan karakter sepak Bola Makassar, cepat dan keras.

Perpaduan ini menghasilkan gaya permainan efektif dan efisien. Tidak bergantung pada penguasaan Bola yang tinggi. Serangan dibangun sangat mematikan.

begitu pemain PSM dapat Bola, mereka akan membangun serangan dengan cepat hanya beberapa sentuhan dan berbuah peluang maupun gol.

Terbukti 113 tembakan dilepaskan dari sepuluh pertandingan dijalani. Sebanyak 61 tembakan tepat sasaran  dan 18 berbuah gol.

Dalam bertahan high pressing dilakukan sangat ketat. Para punggawa PSM mulai pressing lawan sejak melewati garis tengah lapangan.

Pertahanan dilakukan juga sangat berlapis. Begitu satu pemain dilewati lawan, langsung ada pemain lain menutup. Tidak membiarkan lawan memberi ancaman ke gawang.

Penerapan high pressing sangat ampuh. Buktinya gawang PSM minim kebobolan. Baru enam gol bersarang dari sepuluh laga.

Urutan kedua nihil gol setelah Persija Jakarta yang hanya kebobolan lima gol dari sepuluh laga.

Namun, catatan apik tersebut tak boleh membuat Willem Jan Pluim cs jemawa.

Pengamat sepak bola, Syamsuddin Umar memberi masukan PSM untuk menyempurnakan high pressing.

Dia menyampaikan, pressing itu bukan hanya press orang saja, tapi juga daerah atau ruang kosong yang akan dilewati lawan.

"Perlu diingat press itu bukan berarti orang per orang, tapi ada yang dipress adalah daerah atau ruang kosong yang akan  dilewati oleh lawan. Itu juga harus dipress," ungkapnya melalui telepon, Kamis (6/10/2022) 

Makanya, tidak semua lawan itu harus dipress. Lihat ruangnya juga. Dengan begitu aliran bola ke pertahanan bisa diputus.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved