PSM Makassar

Pelatih PSM Harap PSSI Buat Keputusan Terbaik Pasca Tragedi Kanjuruhan

Sebanyak 125 orang tewas akibat kerusuhan pasca pertandingan Arema FC lawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-3.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
PSM
Pelatih PSM Bernardo Tavares 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares berharap PSSI bisa buat keputusan terbaik untuk sepak bola Indonesia.

Tavares meminta PSSI bekerja maksimal menyelesaikan persoalan sepak bola Indonesia pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Sebanyak 125 orang tewas akibat kerusuhan pasca pertandingan Arema FC lawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-3.

Tembakan gas air mata yang mengarah ke tribune, disinyalir menjadi penyebab para suporter mengalami sesak napas, pingsan, hingga memakan korban jiwa.

Dampak dari tragedi di Kanjuruhan, semua kompetisi Liga 1 dihentikan, termasuk Liga 2 dam Liga 3.

PSSI menghentikan Liga 1 sampai batas waktu tak ditentukan. 

Sedangkan PT LIB mengumumkan Liga 1 ditunda selama dua pekan.

"Saya berharap mereka bekerja semaksimal mungkin dan membuat keputusan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik. Agar semua hal-hal ini tidak terulang ke depannya," kata Tavares saat ditemui di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa pada Rabu (5/10/2022).

Pelatih asal Portugal ini sebut, tragedi di Kanjuruhan menyisakan duka mendalam. 

Dampak psikologis pun dirasakan oleh para pemainnya. Termasuk para suporter.

Sebab mereka datang ke stadion hanya untuk menikmati pertandingan, akan tetapi justru kesedihan didapatkan

"Saya kira bukan cuma pemain, semua orang di Indonesia pasti prihatin melihat hal ini dan apa yang terjadi di sana. Suporter datang untuk menikmati pertandingan, namun yang terjadi di sana membuat kita sedih," ucapnya.

Tavares turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa capai 125 orang. Serta berharap, korban dirawat segera pulih.

"Kita turut berduka cita atas korban-korban yang berjatuhan meninggal. Saya berharap secepatnya sembuh kepada korban yang dirawat," tuturnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved