Banjir
4 Jam Kota Palopo Dikepung Banjir, Rumah Warga Penuh Lumpur
Air mulai naik menggenangi jalan dan rumah warga sekitar pukul 21.00 Wita kemudian surut sekitar pukul 01.00 Wita.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
WARA, TRIBUN-TIMUR.COM - Kota Palopo, Sulawesi Selatan, diterjang banjir pada, Rabu (5/10/2022) malam.
Pantauan Tribun Timur di lapangan, banjir berlangsung empat jam.
Air mulai naik menggenangi jalan dan rumah warga sekitar pukul 21.00 Wita kemudian surut sekitar pukul 01.00 Wita.
Banjir diakibatkan oleh meluapnya air Sungai Amassangan yang berhulu di wilayah Latuppa Palopo.
Setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sekitar dua jam
Banyak jalan dan rumah warga terendam akibat kejadian ini.
Seperti di Jl Belimbing, Jl Haji Hasan, Jalan Ahmad Dahlan, Jl Andi Djemma hingga Jl Ambe Nona atau wilayah Kecamatan Wara.
Kondisi paling parah terjadi di Jl Belimbing.
Ketinggian air di wilayah bantara Sungai Amassangan itu mencapai leher orang dewasa.
Saat banjir datang, warga memilih mengungsi.
Beberapa dari mereka bahkan harus dievakuasi oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palopo.
Lantaran mereka terjebak di dalam rumahnya.
Mereka baru kembali setelah air surut.
Ketika air surut, rumah warga dan beberapa ruas jalan penuh lumpur.
"Begini mi memang kalau sudah banjir kasihan, pasti banyak lumpur, membersihkan ki lagi," kata salah satu warga di Jl Belimbing, Rita, Kamis (6/10/2022).
Camat Wara, Sainal Sahid, mengatakan, wilayah yang terendam memang langganan banjir.
Tapi banjir kali ini lebih besar dari kejadian sebelumnya.
"(Banjir) ini lebih besar," kata Sainal Sahid saat memantau banjir.
Hal yang sama disampaikan oleh tokoh masyarakat Palopo, Mas'ud Masse.
"Banjir kali ini cukup besar, rumah orang tua saya di dalam (Jl Haji Hasan) sudah terendam," katanya.
Mas'ud Masse yang juga mantan Kepala Dukcapil Luwu Utara berharap pemerintah mencari solusi.
"Kasihan masyarakat setiap hujan deras selalu dilanda banjir," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Banjir-di-Kota-Palopo1.jpg)