PermataBankir Cilik Nobatkan 148 Siswi SD dan SLB Jadi Duta Menabung

PermataBankir Cilik 2022 melibatkan sebanyak 16 Sekolah Dasar, yang terdiri dari SDN dan SLBN

Editor: Ina Maharani
handover
PermataBank melalui PermataHati kembali menyelenggarakan program unggulannya, yaitu PermataBankir Cilik 2022. 

Makassar, Tribun - PermataBank melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)-nya PermataHati PermataBankir Cilik kembali menobatkan 148 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) sebagai Duta Menabung, Selasa (4/10).

PermataBankir Cilik hadir sebagai wujud komitmen PermataBank dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, terutama pada siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN).

Demikian dipaparkan dalam konfrensi pers yang digelar secara virtual Selasa (4/10). DAlam kesempatan tersebut hadir Division Head Corporate Affairs PermataBank Richele Maramis,  Co-Founder & CEO PiBo Aisha Habir, Perwakilan Guru Pendamping, dan Perwakilan Duta Menabung.

Selama satu windu (8 tahun) pelaksanaannya PermataBankir Cilik telah meluluskan 807 Duta Menabung dari berbagai sekolah di Indonesia.

Tahun ini PermataHati kembali bermitra dengan PiBo, pelopor perpustakaan digital anak www.bacapibo.com, dalam menyusun dan menghadirkan kurikulum serta materi yang komprehensif untuk menanamkan semangat dan kebiasaan menabung sejak dini, serta beragam nilai kebaikan lainnya dalam program ini, yang juga bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan OJK.

“Kami percaya bahwa akses keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat dan berperan penting dalam meningkatkan taraf hidup mereka. Karena itu, kebiasaan mengelola uang dan menabung perlu ditanamkan sedini mungkin," ujar Richelle.

"Harapan kami adalah bahwa para peserta PermataBankir Cilik yang kami nobatkan sebagai Duta Menabung dapat membawa kebiasaan baru mereka ini dalam keseharian mereka, bahkan menyebarkannya kepada lingkungan sekitarnya. Kami juga akan terus memperbarui kurikulum dan materi yang kami sampaikan, untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta saat ini,” ujarnya.

Selama satu bulan, para peserta PermataBankir Cilik belajar disiplin mengelola uang dan jurnal keuangan, pengembangan karakter, ketrampilan presentasi, serta ilmu  membuat karya tulis

Nilai-nilai dan keterampilan ini diajarkan lewat serangkaian kelas-kelas edukatif, kreatif dan interaktif, mulai dari kelas pengaturan uang sederhana 3-in (Tabung-in, Jajan-in, Bagi-in), tur virtual Museum Bank Indonesia, tur virtual cabang PermataBank, hingga kelas menulis cerita pendek (cerpen).

Sebagai pengembangan dari tahun-tahun sebelumnya, PermataBankir Cilik 2022 menghadirkan materi baru, yaitu materi berkebun dan public speaking.

Dalam  kegiatan yang dirangkaikan dengan Graduation PermataBankir Cilik dan Penobatan Duta Menabung 2022 ini hadir juga Deputi Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rose Dian Sundari dan Widyaprada Ahli Madya Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Dr Samto, memberi sambutan.

"Presiden Joko Widodo menargetkan tingkat inklusi keuangan menjadi 90 persen pada tahun 2024. Untuk mencapai target ini, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dan tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak," ujar Rose

"OJK mengapresiasi konsistensi PermataHati dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif yang esensinya mengajak dan mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan masa depan dengan menjadi generasi cerdas finansial," tambahnya.

Nilai-nilai kehidupan yang baik sangat tepat untuk diterapkan sejak dini, seperti kebiasaan menabung. Semua ini memang harus dimulai sejak dini agar bisa dirasakan hasilnya di masa depan. Kami berharap program ini terus berlanjut dengan inovasi dan terobosan baru setiap tahunnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved