Peemparan Bus

Keluhan Owner Bus Sinar Muda, Laporan Pelemparan Bus di Trans Sulawesi Tak Pernah Direspon Polisi

Dedi mengeluhkan teror pelemparan bus yang terjadi di jalur trans Sulawesi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh. Irham
ist
Kloase foto kerusakan kaca bus Sinar Muda pasca dilempari OTK di trans Sulawesi. 

"Tempatnya tidak menentu, misalnya kemarin dulu dilempar di daerah Palopo, terus yang lain lagi kemarin malam dilempar di daerah Siwa, tepatnya di daerah Keera," ujar Dedi.

"Hampir semua bus angkutan di lempar di jalan. Khususnya yang melintas di jalan trans sulawesi  daerah Parepare sampai daerah Palopo," sambungnya.

Tidak hanya membuat kaca bus pecah, lemparan batu oleh OTK itu kata dia, juga melukai penumpang dalam bus.

"Bahkan ada penumpang giginya cidera, kalau tidak salah giginya goyang kena lemparan batu," terang Dedi.

Lebih lanjut dijelaskan Dedi, insiden sebelumnya kata dia, bahkan mengakibatkan mata salah satu penumpang terkena serpihan kaca bus yang dilempari OTK.

Rentetan kejadian itu, diungkapkan Dedi tidak semuanya dilaporkan ke polisi.

Sebab kata dia, laporan yang dimasukkan ke kantor polisi terdekat di lokasi kejadian terkesan tidak membuahkan hasil.

"Jadi ini sudah banyak kali kejadian, hanya kami tidak melaporkan (semuanya) ke pihak yang berwajib karena kami pun melaporkan ke daerah tidak pernah ada tindak lanjut," bebernya.

Pihaknya mengaku hanya beberapa dari rentetan kejadian itu yang dilaporkan.

Itu pun kata Dedi, hingga kini pelakunya tak satupun berhasil diungkap kepolisian.

"Masa kami ini pelaku usaha hampir tiap malam harus ganti kaca? Belum lagi resiko terhadap pengemudi kami dan penumpang terus pelaku tidak ada yang pernah tertangkap," keluh Dedi.

Ia pun berharap insiden kriminal jalanan terhadap bus Sinar Muda itu mendapat atensi dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

"Harapannya kepada bapak Kapolda Sulsel (Irjen Pol Nana Sudjana) mohon jadikan perhatian khusus dan atensi kepada jajaran kepolisian yang ada di daerah untuk memberantas kiriminal pelemparan bus selama ini," harap Dedi.

"Sudah banyak rekan-rekan sopir  dan penumpang yang cidera bahkan pernah anak kecil  sampai kena batu," tuturnya.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved