Peemparan Bus

Keluhan Owner Bus Sinar Muda, Laporan Pelemparan Bus di Trans Sulawesi Tak Pernah Direspon Polisi

Dedi mengeluhkan teror pelemparan bus yang terjadi di jalur trans Sulawesi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh. Irham
ist
Kloase foto kerusakan kaca bus Sinar Muda pasca dilempari OTK di trans Sulawesi. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Polda Sulsel meminta jajarannya agar lebih memaksimalkan layanan kepada masyarakat.

Baik itu dalam bentuk pengaduan ataupun laporan polisi.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana merespon keluhan owner bus Sinar Muda, Dedi.

Dedi mengeluhkan teror pelemparan bus yang terjadi di jalur trans Sulawesi.

"Instruksi kita kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat. Apakah pelayanan adanya pengaduan, laporan, itu tetap harus ditindaklanjuti," kata Komang ditemui saat berada di Mapolrestabes Makassar, Senin malam.

"Yang terpenting bahan-bahan itu bisa menjadikan kita untuk melakukan penyelidikan," sambungnya.

Tidak hanya itu, Komang juga meminta jajarannya agar lebih intens menggelar patroli.

"(Patroli) tetap, itu harus. Karena pelaksanaan patroli di tingkat Polsek di tingkat Polres adalah tugas pencegahan," jelas Komang.

Sebelumnya diberitakan, teror pelemparan di jalur trans Sulawesi dikeluhkan pengusaha bus Sinar Muda.

Pasalnya, pelemparan oleh orang tidak dikenal terhadap bus Sinar Muda bukan kali pertama terjadi.

Dedi kepada tribun mengatakan, pelemparan terhadap busnya sudah berulangkali terjadi.

Kejadian itu pun dilaporkan ke kantor polisi terdekat, namun kata dia belum ada pelaku yang tertangkap.

"Kejadiannya itu, mulai dari daerah Parepare sampai ke daerah Palopo sana," kata Dedi, Minggu (2/10/2022) malam.

Pelemparan itu, kata dia, tidak menentu dan terkesan hanya menyasar bus Sinar Muda.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved