Muskerwil PPP Sulsel

Imam Fauzan: Curang Itu Akronim Curi Hatinya Rangkul Orangnya

Ketua PPP Sulsel Imam Fauzan mengatakan diksi curang konteks bercanda dalam pidatonya. Ia beralasan curang akronim curi hatinya rangkul orangnya

Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
JAS HIJAU - Mantan Sekretaris DPD Gerindra Sulsel sekaligus mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel Yusran Sofyan dan Misriani Ilyas resmi memakai jas PPP berwarna hijau pada acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP Sulsel di Four Points by Sheraton Makassar Senin (3/10/2022). Mereka disambut langsung Plt Ketua Umum PPP Mardiono dan Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan Amir Uskara mengklarifikasi pernyataan terbukanya yang viral di media.

Dikatakan Imam Fauzan Amir, , diksi curang yang ia sampaikan adalah bentuk metafora, yaitu pemakaian kata bukan dalam arti sebenarnya, melainkan pemakaian kata-kata sebagai bentuk kiasan.

Menurut Imam Fauzan, diksi curang itu konteks bercanda dalam pidato politiknya.

Imam Fauzan beralasan curang adalah akronim strategi pemenangan PPP yaitu curi hatinya rangkul orangnya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam arena pembekalan di hadapan kader internal PPP, di Hotel Four Points By Sheraton Jalan Andi Djemma Kota Makassar Senin (3/10/2022).

"Curang yang kami maksud itu jangan diartikan dalam makna negatif. Curang yang saya maksud itu adalah bergerak agresif dengan masuk ke basis elektoral lawan. Jadi curang itu akronim dari curi hatinya pemilih, rangkul orangnya," kata Fauzan kepada wartawan Selasa (4/10/2022).

Imam Fauzan mengatakan, diksi curang yang ia maksud, yaitu harapan kepada kader PPP berani bertarung dan beradu gagasan di basis lawan.

Menurut Imam Fauzan, kader PPP harus tampil berani menyatakan gagasan, ide, dan pikirannya kepada masyarakat untuk mendapatkan dukungan di pemilu 2024.

Fauzan melanjutkan PPP tidak pernah berbuat curang selama ini.

Menurutnya, PPP lahir dari spirit dan harapan santri dan ulama untuk mewujudkan kesejahteraan sosial bangsa Indonesia melalui politik dan pemerintahan.

"PPP itu partai politik yang lahir dari gabungan empat partai keagamaan. Logonya pun memakai gambar Baitullah, jadi kita hadir untuk memperjuangkan aspirasi rakyat di politik, bukan untuk hadir berbuat curang di pemilu," ujar Fauzan.

Dua Eks Kader Partai Gerindra Gabung PPP

Dua mantan kader Partai Gerindra bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mereka adalah Misriani Ilyas dan Yusran Sofyan. Keduanya sama-sama pernah menjadi anggota DPRD Sulsel.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved