Penyerangan

Pos Polisi di Pertigaan Jl AP Pettarani dan Jl Sultan Alauddin Jadi Sasaran Bom Molotov

Menurut AKP Lando, kejadian penyerangan dan vandalisme itu terjadi sekitar pukul 22.45 Wita.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh. Irham
Tribun Timur/Muhammad Sauky Maulana
Pos polisi di pertigaan Jl AP Pettarani dan Jl Sultan Alauddin, Makassar, jadi sasaran vandalisme, Minggu (2/10/2022) malam. Pos polisi ini juga nyaris dibakar setelah dilempari bom molotov 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pos polisi di Jl AP Pettarani diserang orang tak dikenal (OTK), Minggu (2/10/2022) malam.

Kejadian ini ditengarai akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang dua hari lalu.

Dari tragedi tersebut, ratusan orang harus meregang nyawa.

Bagian samping pos terlihat hangus terbakar.

Diduga, penyebab kebakaran akibat lemparan bom molotov dari OTK.

Luapan kekesalan juga terlihat di tembok sisi lain pos polisi.

Coretan bertulis "Polisi Pembunuh Suporter Arema" berwarna hitam terlihat.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS membenarkan hal tersebut.

Menurut AKP Lando, kejadian penyerangan dan vandalisme itu terjadi sekitar pukul 22.45 Wita.

"Iya, benar tadi malam, sekitar pukul 22.45 Wita," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (3/10/2022).

Dirinya menambahkan, saat kejadian, pos polisi dalam keadaan kosong.

Hanya saja, ada seorang warga dan ojol yang cepat melihat api ketika menyambar pos polisi.

"Saksi tidak lihat siapa dan bagaimana ciri-cirinya, beruntung ada warga sehingga cepat dipadamkan apinya," tambahnya.

Lanjut, AKP Lando mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus penyerangan pos polisi.

Dirinya belum mau menyimpulkan, apakah kejadian ini merupakan rentetan dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Iya, kami sedang melakukan penyelidikan. Tapi kami masih menduga ini akibat peristiwa di Malang, karena ada tulisan di pos," tutupnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved