Headline Tribun Timur

182 Orang Tewas di Stadion Kanjuruhan, Liga 1 Dihentikan Satu pekan

Tragedi Kanjuruhan, 182 orang meninggal dan 191 lainnya luka-luka akibat terinjak-injak saat berebut ke luar dari stadion.

Editor: Hasriyani Latif
Surya Malang/Purwanto
Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam, buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Imbas Tragedi Kanjuruhan, Liga 1 dihentikan satu pekan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Sepak bola Indonesia berduka. Laga big match antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam, berakhir tragis.

Usai pertandingan yang dimenangkan tim tamu, Persebaya Surabaya dengan skor 3-2 ini, ratusan suporter Arema masuk ke lapangan. Aparat keamanan yang melepaskan gas air mata membuat penonton panik.

Mereka merasakan mata perih dan sesak nafas. Ribuan suporter kemudian berebut keluar dari stadion sehingga berdesak-desakan di pintu stadion.

Data sementara diperoleh Tribunnews, hingga tadi malam, 182 orang meninggal dan 191 lainnya luka-luka akibat terinjak-injak saat berebut ke luar dari stadion.

Hashtag 'Tak Ada Sepak Bola yang Seharga Nyawa' pun menggema di linimasa media sosial.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengatakan pertandingan awalnya berjalan lancar dan aman hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

Namun, kata dia, situasi berubah saat beberapa penonton dari arah tribun merengsek masuk ke dalam lapangan dengan cara melompati pagar pembatas stadion.

Mereka lalu mengerubuti para pemain Arema FC dan petugas kepolisian berusaha melakukan penghalauan.

Jumlah penonton yang masuk ke lapangan kemudian semakin banyak dan mencapai ribuan.

"Aparat sempat mencegah, karena mereka mengerubuti pemain Arema FC lalu dihalangi petugas," kata Kapolres, Minggu (2/10/2022).

Lanjut Kapolres, suasana semakin tidak kondusif, ribuan penonton yang berada di tribun kemudian berusaha merangsek keluar stadion.

"Berebutan keluar stadion, berdesak-desakan di pintu keluar dan terinjak-injak," kata Kapolres.

Ferli menjelaskan, dari keterangan panitia pelaksana pertandingan, derby Jawa Timur itu dihadiri 42 ribu penonton.

"Ada kurang lebih 42 ribu penonton yang hadir," ujar Kapolres.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved