Kerusuhan di Kanjuruhan

Suasana Mencekam Tragedi Kanjuruhan: Teriakan dan Tangisan Wanita, Batako hingga Bambu Berterbangan

Salah satu suporter Arema FC atau Aremania yang berada di lokasi saat terjadi Tragedi Kanjuruhan atau Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) ma

Editor: Sakinah Sudin
SURYA/Purwanto
Suporter Arema FC, Aremania turun kedalam stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. - Suasana Mencekam Tragedi Kanjuruhan: Teriakan dan Tangisan Wanita, Batako hingga Bambu Berterbangan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Salah satu suporter Arema FC atau Aremania yang berada di lokasi saat terjadi Tragedi Kanjuruhan atau Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam, menceritakan kronologi kejadian.

Suporter tersebut menuliskan ceritanya terkait kronologi Tragedi Kanjuruhan lewat cuitan di Twitter dengan akun LIBRA_12 @RezqiWahyu_05.

Baca juga: Komisaris Utama PSM Munafri Arifuddin Khawatir Sanksi FIFA, Inggris 39 Meninggal Disanksi 5 Tahun

Selain menceritakan kronologi Tragedi Kanjuruhan, pemilik akun @RezqiWahyu_05 juga menceritakan betapa mencekamnya suasana di stadion saat itu. 

Diberitakan Tribun-Timur.com, terjadi kerusuhan atau Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Tragedi Kanjuruhan bermula dari adanya suporter yang turun ke lapangan karena tidak terima atas kekalahan tim Singo Edan atau Arema FC dalam menjamu Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Berikut kronologi dan suasana di stadion saat terjadi Tragedi Kanjuruhan versi pemilik akun Twitter @RezqiWahyu_05, dikutip Tribun-Timur.com:

Kronologi Tragedi Kanjuruhan versi salah satu suporter

"Assalamualaikum Sebelumnya saya turut berduka cita sedalam"nya terhadap korban insiden yg terjadi di stadion Kanjuruhan pertandingan Arema vs Persebaya Yg kedua syukur alhamdulillah, sy di beri keselamatan sampai dirumah.. Dan Bisa menceritakan kronologi versi sya pribadi disini.," tulis pemilik akun @RezqiWahyu_05, memulai ceritanya.

"Disini saya akan coba menceritakan kronologi insiden yang terjadi di kanjuruhan 1 oktober 2022 Dari awal saya masuk stadion (kondisi pemain sedang pemanasan) semua berjalan aman dan tertib hingga kick off pukul 20.00," 
 
 "Kick off dimulai dan pertandingan berjalan aman, tanpa kericuhan sedikitpun.. Yg ada hanya supporter Arema saling melontarkan psywar ke arah pemain persebaya."

"Babak ke-2 berlanjut dan tim persebaya berhasil mencetak gol.nya yang ke-3 Arema FC semakin tampil menyerang menggempur gawang Persebaya, tapi tidak ada gol yang tercipta Semakin banyak serangan, semakin gemas juga kita sebagai supporter menontonnya...,"
 
"Hingga peluit ahir dibunyikan arema tidak bisa menambah golnya, dan harus menerima kekalahan Disinilah awal mula tragedi dimulai... Setelah peluit di bunyikan, para pemain arema tertunduk lesu dan kecewa...,"
 
"Pelatih Arema dan Manager tim mendekati tribun timur dan menunjukkan gestur minta maaf ke supporter.. Disisi lain, ada 1 orang supporter yang dari arah tribun selatan nekat masuk dan mendekati sergio silva dan maringa Terlihat sedang memberikan motivasi dan kritik kepada mereka..,"

"Kemudian ada lagi beberapa oknum yang ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya kepada pemain Arema, terlihat john alfarizie mencoba memberi pengertian kepadan oknum" tersebut..,"
 
"Namun, semakin banyak mereka berdatangan, semakin ricuh kondisi stadion karena dari berbagai sisi stadion juga ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya ke pemain.."
 
"Di ikuti dengan lempar" berbagai macam benda ke arah lapangan, dan para suppoter yang semakin tidak terkendali.. Ahirnya pemain di giring masuk kedalam ruang ganti dengan kawalan pihak berwajib,"

"Setelah pemain masuk, supporter makin tidak terkendali dan semakin banyak yang masuk ke lapangan...,"
 
"Pihak aparat juga melakukan berbagai upaya untuk memukul mundur para supporter, yang menurut saya perlakuannya sangat kejam dan sadis, di pentung dengan tongkat panjang, 1 supporter di keroyok aparat, dihantam tameng dan banyak tindakan lainnya,"
 
"Tpi saat aparat memukul mundur supporter di sisi selatan, supporter dari sisi utara yang menyerang ke arah aparat.. Karena semakin banyaknya supporter yang masuk ke lapangan dan kondisi sudah tidak kondusif..."

"aparat menembakkan beberapa kali gas air mata ke arah suppoter yang ada di lapangan Silih berganti supporter menyerang aparat dari sisi selatan dan utara,"Yang ahirnya, selain hujan lemparan benda dari sisi tribun, di dalam lapangan juga terjadi aksi tembak"an gas air mata ke arah supporter
 
"Terhitung puluhan gas air mata sudah ditembakkan ke arah supporter, disetial sudut lapangan telah dikelilingi gas air mata... Ada juga yang langsung dk tembakkan ke arah tribun penonton, yaitu di tribun 10,"

"Para supporter yang panik karena gas air mata, semakin ricuh diatas tribun, mereka berlarian mencari pintu keluar, tapi sayang pintu keluar sudah penuh sesak karena para supporter panik terkena gas air mata,"

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved